3 Hal yang Dipelajari dari Laga Timnas Portugal Vs Italia

Timnas Portugal menang tipis atas 1-0 Italia pada pertandingan UEFA Nations League di Stadion da  Luz, Lisbon, pada Senin (10/9/2018). Gol tunggal kemenangan Portugal pada laga itu dicetak oleh striker Sevilla pinjaman dari AC Milan, Andre Silva, pada menit ke-48.

Kekalahan dari Portugal meneruskan tren minor Timnas Italia. Mereka tak pernah menang dalam empat laga terakhir, catatan terburuk mereka selama 35 tahun terakhir.

Sementara itu, Portugal berhasil membuktikan diri tetap bisa tangguh meski tanpa Cristiano Ronaldo. Nomor kostum 7 yang biasa dipakai sang kapten, kali ini dipakai oleh Bruma.

Berikut ini adalah lima hal yang bisa dipelajari dari laga Portugal vs Italia:

No Ronaldo, No Problem 

Cristiano Ronaldo absen pada laga ini. Namun, Portugal bisa tetap tangguh dengan mendominasi permainan.

Andre Silva juga membuktikan diri sebagai pengganti yang pas. Dia menjadi pemain efektif kedua dari pemain Portugal di bawah Ronaldo.

Jika Ronaldo mencetak gol bagi Portugal setiap 137 menit, Silva melakukannya tiap 147 menit. Dari 37 gol terakhir Seleccao das Quinas, 13 di antaranya dicetak oleh Silva.

Pepe Bisa Pimpin Tim 

Tanpa Ronaldo, ban kapten Portugal disematkan ke lengan kiri Pepe. Sebuah penghargaan khusus karena bek senior Portugal itu mencatat 100 penampilan bersama timnas, sebelum laga vs Italia digelar.

Pepe mengikuti jejak sejumlah pemain bintang Portugal yang mencatat milestone. Mereka adalah Cristiano Ronaldo (154), Joao Moutinho (113), Nani (112), serta dua legenda Luís Figo (127) dan Fernando Couto (110).

Kritik ke Roberto Mancini 

Pada laga ini, untuk kali pertama dalam 20 tahun terakhir, Timnas Italia tak diperkuat pemain Juventus dalam susunan pemain inti. Itu merupakan hal langka karena terakhir kali terjadi pada Piala Dunia 1998.

Tanpa pemain Juventus, Italia kalah dominasi. Gli Azzurri pun kalah dan membuat pelatih Roberto Mancini gagal mempersembahkan kemenangan dalam empat laga terakhir – 2 seri, 2 kalah, terburuk dalam 35 tahun terakhir.

Comments