Pochettino: “Spurs gagal bukan karena pengalaman”

Mauricio Pochettino menegaskan bahwa kegagalan Tottenham Hotspur mempertahankan keunggulan atas Juventus dalam babak 16 besar Liga Champions bukanlah karena masalah pengalaman.

Spurs akhirnya harus mengakui keperkasaan Juventus saat tim asal Italia itu berhasil membalikkan kedudukan dan lolos ke babak perempat-final. Anak asuh Pochettino sebenarnya berhasil unggul terlebih dahulu melalui gol Son Heung-Min. Terlebih, mereka juga diunggulkan lewat perolehan skor 2-2 di kandang lawan.

Namun, gol dari Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala yang hanya berjarak tiga menit harus memupus impian Spurs—sekaligus meruntuhkan keangkeran Wembley. Menanggapi kegagalan itu, Pochettino tidak merasa bahwa berhasilnya Juve karena faktor pengalaman (menanggapi pernyataan Giorgio Chiellini).

“Tidak, tidak karena kurangnya pengalaman atau kurang konsentrasi (untuk disalahkan),” ujar pelatih Spurs. “Berapa peluang yang mereka ciptakan di leg pertama dan kedua hari ini? Kupikir kami hanya diancam tiga peluang dan mereka mencetak dua gol.”

“Sementara kami menciptakan banyak peluang dan hanya mencetak satu gol. Realitanya kami diancam tiga peluang dan mereka mencetak dua gol dan kami menciptakan sangat banyak peluang. Terkadang kamu membutuhkan keberuntungan untuk menang.”

“Tetapi, aku sangat bangga. Kami bertarung dengan sangat baik melawan tim yang hebat seperti Juventus. Kami mendominasi dan keseluruhan di dua laga kupikir kami lebih baik, tetapi dengan level seperti ini, dalam tiga menit, kupikir keuntungan milik Juventus.”

Comments