CEO Tubize Ungkap Alasan Kontrak Firza Andika

‘Champions League won’t ruin England’s chances’ – Southgate

Bek kiri Timnas Indonesia U-22, Firza Andika resmi berseragam AFC Tubize selama dua tahun. CEO Tubize, Shim Chen-koo mengatakan Firza dipilih karena memiliki kualitas yang baik.

Namun, layaknya pemain Asia, tinggi badan Firza menjadi sorotan. Pemain 19 tahun itu memiliki tinggi badan 167 cm dan berbeda dengan tinggi badan pemain Eropa kebanyakan.

“Tinggi badan bukan masalah tapi lebih ke mental. Kalau dia berposisi sebagai penyerang ya mungkin masalah. Tapi ini lebih ke penempatan posisinya juga,” ujar Shim Chen-koo di Kantor Northcliff, Equality Tower, Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Tapi Firza tak hanya berhadapan dengan mental. Eks PSMS Medan itu harus bisa berbahasa Belgia dan Perancis. Terpenting adalah adaptasi cuaca.

“Dia harus belajar bahasa, makan makanaan barat dan adaptasi dengan cuaca (dingin). Ini tantangan bagi Firza,” kata Shim Chen-koo.

Meski sudah menandatangani kontran dengan Tubize, Firza masih berada di Indonesia dan mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-22 di Jakarta.

Firza akan berangkat dan berlatih di Belgia usai gelaran Piala AFF U-22, yang berlangsung Februari mendatang di Kamboja.

Comments