Hamsik: “Sarri adalah perokok berat”

Marek Hamsik  memberikan pendapatnya atas gaya permainan tim di bawah asuhan Maurizio Sarri. Kapten Napoli sejak 2014 itu berkata kepada media Jerman Sport1.de bahwa dia memiliki pelatih yang nyentrik tapi ramah.

“Sejak pertama saya berada di sini, saya mengerti bahwa sepak bola berarti segalanya bagi kaum Neapolitan. Ini seperti agama atau penyakit yang menemani kamu setiap hari.”

“Setelah bertahun-tahun saya telah mengembangkan hubungan yang sangat spesial dengan para penggemar. Saya sangat menyukai cara kerjanya. Ada banyak cinta di antara kami. Napoli memiliki laut, matahari, kamu bisa makan enak – dan bahkan bisa pergi main ski di sini.”

“Gaya sepak bola yang diperkenalkan oleh pelatih Sarri telah mendapatkan pujian di seluruh dunia, namun tampaknya ada alasan mengapa dia begitu enggan untuk menggunakan pemain baru.”

“Sangat indah untuk ditonton, tapi sulit diterapkan. Anda harus banyak berlari, menekan dengan kuat. Ini bukan sepak bola sederhana. Jika kita memenangkan bola, maka kita bisa fokus pada kekuatan kita – kepemilikan. Jadi kita bersenang-senang saat kita menyerang, tapi saat kita bertahan, kita juga harus berlari banyak.”

“Selama seminggu kami selalu bermain saat latihan hanya dengan dua sentuhan bola. Jadi bertujuan untuk menggerakkan bola dengan cepat. Tetapi jika penyerang kami menguasai bola, maka mereka mungkin akan menggiring bola.”

“Sarri adalah perokok berat, itu sungguh luar biasa. Saya belum pernah melihat orang yang merokok begitu banyak. Untungnya dia harus menahan diri selama pertandingan!

“Saat kami berada di lapangan, dia menuntut konsentrasi tertinggi dan ingin kami memberikan segalanya. Di luar lapangan, dia santai, bercanda dan sangat ramah.”

Pemain berusia 30 tahun tersebut bersama Napoli sejak tahun 2007. Dia direkrut dari Brescia. Musim ini Hamsik telah menorehkan lima gol dari 24 laga di Serie A. Pun pemain yang terkenal dengan rambut jabriknya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Napoli dengan 117 gol, mengalahkan rekor Diego Maradona yang tertinggal dua gol saja.

Comments