Klopp: “Apakah kami pantas menang? Tak peduli!”

Jurgen Klopp menilai timnya mungkin tak sepenuhnya layak memenangkan pertandingan saat melawan Burnley (1/1), tetapi ia senang Liverpool bisa meraih enam poin di jeda pertandingan yang sedikit.

Liverpool hampir dipastikan bermain imbang saat kontra Burnley ketika Johan Gudmundsson mencetak gol di menit 88. Namun, Ragnar Klavan berhasil menyusul Sadio Mane di menit 94 untuk membawa The Reds menang tipis 2-1.

Kemenangan atas Burnley ini memperbaiki rekor Liverpool yang berhasil menang di dua laga dengan jeda istirahat hanya tiga hari sejak Desember 2008. Sebelumnya anak asuh Klopp tersebut berhasil menang saat melawan Leicester, Sabtu (30/12) lalu.

“Pertandingan yang sangat sulit, jadwal yang ada sangat membebani kami. Kami bermain bagus, meski cuaca membuatnya lebih susah, berangin, dan hujan,” ujar Klopp pasca pertandingan.

“Burnley juga bermain bagus, kami berhasil mengacaukan permainan mereka. Butuh beberapa saat untuk mencetak gol dan dua gol selanjutnya hampir mirip. Apakah kami pantas menang? Aku tak peduli. Kami berhasil meraih tiga poin.”

“Adam Lallana bermain sangat bagus, setelah empat atau lima bulan menepi, dalam laga itu. Tidak mudah untuk sekarang, seluruh tim bersorak bagi Sadio Mane saat ia datang karena kami membutuhkan gol. Ia tak bermain di posisinya tetapi itu adalah gol yang bagus.”

“Enam angka di dua hari—aku tak pernah mengalami sebelumnya,” tambah Klopp.

Klopp mengganti tujuh pemainnya dan tampil tanpa top skor sementara, Mohamed Salah, dan Phillipe Coutinho. Tetapi ia bahagia melihat skuatnya bermain baik untuk mengamankan kemenangan yang dramatis.

“Aku menyukai rotasi, aku suka kualitas yang dimiliki skuat ini dan aku sungguh senang. Laga itu bukanlah permainan yang fantastis tetapi sebuah sikap yang luar biasa.”

“Hari ini tak mungkin untuk bermain indah tetapi yang terjadi adalah laga yang sangat terbuka, kami sempat kacau dengan gol penyama kedudukan, tetapi kemudian kami kembali berubah—kami jarang melakukan itu tahun ini,” tutupnya.

Comments