Gerard Pique Tolak Minta Maaf Atas Gesturnya ke Suporter Madrid

Gerard Pique Real Madrid 0-1 Barcelona

Bek tengah Barcelona Gerard Pique diketahui mengarahkan gestur yang memprovokasi dalam kemenangan 0-1 Barcelona di Santiago Bernabeu. Pique menunjukkan gestur jari berbicara saat turun minum.

Gerard Pique mengatakan gesturnya ke pendukung Real Madrid bertujuan untuk ‘memanaskan’ atmosfer di Santiago Bernabeu.

Ivan Rakitic mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan itu pada babak pertama. Barca kini unggul 12 poin dari Madrid di La Liga hanya tiga hari setelah menyingkirkan mereka dari Copa del Rey.

Gerard Pique mengatakan gesturnya ke pendukung Real Madrid bertujuan untuk ‘memanaskan’ atmosfer di Santiago Bernabeu.

Ivan Rakitic mencetak satu-satunya gol dalam pertandingan itu pada babak pertama. Barca kini unggul 12 poin dari Madrid di La Liga hanya tiga hari setelah menyingkirkan mereka dari Copa del Rey.

Sebelumnya pertandingan sudah cukup panas dengan insiden antara Sergio Ramos dengan Lionel Messi. Ramos tampak menyikut mega bintang Argentina itu di akhir babak pertama.

Ramos tidak mendapatkan hukuman dari wasit, tapi Pique merasa pergerakan bek Madrid itu disengaja dan bahwa ia seharusnya diusir.

Ketika Pique meninggalkan lapangan saat turun minum, bek tengah Barca membuat gerakan berbicara dengan tangannya kepada para penggemar tuan rumah. Gestur itu seolah menyiratkan sikap Madrid yang banyak memprotes keputusan wasit dan VAR, namun sebenarnya lebih sering diuntungkan.

“Leo berlumuran darah. Itu pergerakan agresif (dari Ramos) dan bagi saya sepertinya layak dikartu merah,” kata Pique dilansir ESPN.

“Dengan gestur saya itu, saya merujuk pada fakta bahwa mereka kerap mengelur (tentang wasit dan VAR), tapi kadang-kadang ada yang menguntungkan mereka.”

“Intensitas pertandingan langsung naik dan gestur saya adalah hal yang biasa. Saya tidak menyesalinya, itu yang saya rasakan saat itu. Saya suka ketika atmosfer memanas dan itu (gestur saya) untuk memanaskannya.”

Barcelona, untuk pertama kalinya dalam 87 tahun, kini memiliki keunggulan atas Madrid dalam sejarah El Clasico. The Catalans telah memenangi 96 dari 242pertemuan antara kedua belah pihak. Sementara Madrid telah memenangi 95 pertandingan, 51 di antaranya berakhir imbang.

Comments