Dedikasi Mendiang Bos Mapei dan Sassuolo untuk Olahraga dan Seni Opera

FOXSPORTS.CO.ID – Bulan Oktober 2019 kemarin, kabar duka menyelimuti keluarga besar salah satu kub Serie A Liga Italia 2019/20 ini yaitu Sassuolo. Pasalnya, sang pemilik dari klub yaitu Giorgio Squinzi meninggal dunia di umurnya yang ke 76 tahun.

Pemilik klub sekaligus presiden dari Mapei Group tersebut, memang dikenal sebagai pengusaha di bidang kimia dan bangunan semasa hidupnya. Gelar terhormat dari negara seperti Ambrogino d’Oro karena kontribusinya di bidang industri dalam negeri dan internasional jadi salah satu jejak kegemilangan Giorgio Squinzi.

Hebatnya, kini perusahaan Mapei Group yang sebagai produsen chemical construction sudah melebarkan sayapnya hingga negara kita yaitu Mapei Indonesia. Tercatat, Mapei Group tersebar di 56 negara melalui 89 anak perusahaan. Mapei Group juga tercacat mempekerjakan lebih dari 10.500 staf, yang memproduksi di lima benua melalui 83 pabrik di 36 negara. Proses internasionalisasi ini sudah dimulai sejak lama; kantor asing pertama Grup dibuka di Kanada pada tahun 1978 silam.

Sebelum mengambil alih Sassuolo pada 2002 silam, ia yang mencintai olahraga ini lebih dahulu berkecimpung di dunia bapal sepeda. Perusahaannya, Mapei Group mendirikan tim bersepeda profesional Mapei yang tercatat memenangkan total 654 balapan dari 1993-2002 silam.

Kini koneksi Mapei dengan dunia bersepeda berlanjut hingga hari ini melalui kemitraannya dengan (International Cycling Union). Tak tanggung-tanggung, Mapei adalah sponsor utama dari kompetisi bersepeda The Road World Championships.

Sedangkan bersama Sassuolo, ia mengakuisisi dari posisi terendah saat klub masih di Serie C2. Visi misinya untuk bersaing di level tertinggi sukses tercapai dan promosi ke level Serie A liga Italia dalam beberapa tahun saja. Sassuolo kini cukup lekat dengan julukan tim kuda hitam sang penjegal tim unggulan.

Selain menyenangi dunia olahraga, ia juga sangat menyenangi dunia seni terutama opera. Tercatat, Giorgio Squinzi selalu menghadiri malam pertama di La Scala di Milan dan merupakan penggemar opera yang hebat. Dia adalah anggota Dewan Direksi Gedung Opera sejak 2016 dan Mapei Group telah menjadi Anggota Pendiri  Opera sejak 2008 silam.

Moto Giorgio Squinzi adalah “Jangan pernah berhenti mengayuh”, melambangkan pendekatannya pada pekerjaan dan kehidupan. Ekspresi sebenarnya berasal dari bersepeda, gairah yang ia warisi dari ayahnya, Rodolfo. Kini kepergiannya pasti dirindukan oleh dunia bisnis dan juga dunia olahraga di Italia. Semoga teladan dari mendiang Giorgio Squinzi bisa menginspirasi kita semua.

Jay-Jay Okocha’s wonder goal against Oliver Kahn – commentated by… Jay-Jay Okocha himself

Comments