Dukung Moise Kean, Mancini Juga Bela Leonardo Bonucci

Is Juventus’ shock loss to SPAL a cause for concern?

Pelatih Italia Roberto Mancini menegaskan bahwa aksi rasis pendukung Cagliari kepada Moise Kean adalah hal yang tidak bisa diterima. Namun, Mancini juga memberikan pembelaan kepada Leonardo Bonucci yang diserang banyak pihak karena komentarnya terhadap Kean.

Moise Kean menjadi sasaran ejekan berbau rasis dari pendukung Cagliari saat Juventus menang 2-0 pertengahan pekan ini. Kean yang mendengarkan ejekan meniru suara monyet sepanjang laga berhasil mencetak gol di laga tersebut. Ia lantas melakukan selebrasi di hadapan pendukung Cagliari yang kian kencang melontarkan ejekan mereka. Namun, aksi Kean justru dikritisi oleh rekan setimnya, Leonardo Bonucci.

Selepas pertandingan Leonardo Bonucci menyebut bahwa selebrasi pemain belia tersebut membuat pendukung Cagliari kian terprovokasi dan menilai ini merupakan kesalahan 50:50 di antara kedua pihak.

Baca Juga – Dapat Perlakuan Rasis, Bonucci Malah Salahkan Moise Kean

Komentar bek asal Italia pun menuai kecaman, tak terkecuali dari striker Italia berdarah Afrika, Mario Balotelli. Leonardo Bonucci kemudian mengklarifikasi bahwa pernyataannya telah disalahartikan.

Melihat sorotan yang tertuju kepada anak buahnya di timnas Italia, Roberto Mancini pun ikut bersuara.

“Sikap rasis yang ditujukan kepada Kean tidak dapat diterima. Perilaku rasis harus dihapus sehingga tidak ada lagi. Kita harus berpihak (pada Kean). Kita juga harus tegas sehingga hal-hal ini berhenti terjadi,” kata Mancini dilansir oleh Goal.

“Kean masih belia. Mungkin lain kali dia tidak akan merayakan gol seperti yang dia lakukan, tapi dia mungkin merasa dalam kesulitan.”

“Saya pikir (komentar) Bonucci disalahpahami. Sekarang tampaknya yang penting adalah kontroversi antara Balotelli dan Bonucci, bukan apa yang terjadi di lapangan. Kita harus memastikan bahwa hal-hal ini tidak terjadi lagi. Terkait tim nasional, kita akan melihat apakah kita memanggil ketiganya.”

Pertandingan Italia berikutnya adalah kualifikasi Piala Eropa 2020 melawan Yunani pada 8 Juni, dan tiga hari kemudian melawan Bosnia-Herzegovina.

Comments