Alexander Zverev akui Nadal raja-nya tanah liat

Petenis muda Jerman, Alexander Zverev tampak seolah-olah dia akan memenangkan turnamen keduanya dalam beberapa minggu setelah meluncurkan comeback yang menakjubkan melawan lawannya di final Italia Terbuka akhir pekan lalu. Di final ia bertemu dengan Raja Tanah Liat, Rafael Nadal.

Tapi setelah penundaan hujan ketiga set, mimpi Zverev untuk dapatkan dua gelar ATP beruntun pupus. Nadal kembali dengan mengeluarkan pertandingan terbaiknya dan menutup kemenangan atas Zverev 6-3. Petenis Spanyol tersebut kini telah memenangkan semua turnamen lapangan tanah liat tahun ini, kecuali Madrid Open yang jatuh ke tangan Zverev.

Sementara bagi Zverev yang masih berusia 21 tahun itupun mengakui bahwa Nadal adalah petenis terbaik yang pernah ada di permukaan tanah liat. Pada pertandingan sebelumnya, Zverev nyaris bertemu dengan Nadal di Madrid Open. Namun secara mengejutkan Nadal justru tersingkir dari Dominic Thiem di semifinal. Petenis Jerman itu kemudian mengambil keuntungan dengan tak bertemu dengan Nadal dan jadi juara di Madrid Open.

Kini, ia mengambil banyak pelajaran berharga dari pertemuannya dengan Nadal di final. “Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat kepada Rafa,” ujarnya di depan penonton di Italia Open. “Anda seorang juara yang luar biasa dan Anda membuktikannya malam ini,” tambah Zverev.

“Kamu adalah pemain lapangan tanah liat terbesar sepanjang masa, dan semua orang melihat itu hari ini. Bagus untuk tim, pelatih, fisios dan paman Toni, yang memainkan peran terbesar dalam karir Anda.Selamat, teman-teman,” ujar Zverev.

Akui Nadal sebagai Raja, namun Zverev sendiri mulai mengukir namanya sebagai petenis masa depan. Ia bermain cukup nyaman di lapangan tanah liat. “Saya memiliki kemenangan beruntun yang luar biasa, 14 kemenangan berturut-turut di lapangan tanah liat. Pekan lalu di Madrid sangat luar biasa,” petenis Jerman itu berbagi cerita.

“Sampai ke final di sini, sangat mengecewakan untuk kalah di akhir. Tapi kami kalah dari Rafa, jadi kurasa itu tidak apa-apa!”

 

 

 

 

 

Comments