Asa Stephen Curry raih MVP Final

“We did what we were supposed to do on our home floor.” says Lowry after the Raptors beat the Bucks

Stephen Curry mencetak rekor baru dalam final NBA. Steph mencetak sembilan tembakan tiga angka dalam kemenangan Golden State Warriors 122-103 melawan Cleveland Cavaliers, Senin (4/6). Curry melampaui rekor sebelumnya dimana ia membuat delapan tembakan tiga angka, saat ia mencetak skor teratas dengan 33 poin di Oakland.

Berkat sumbangan Curry tersebut, Warriors, sang juara bertahan, mengantongi dua kemenangan beruntun dan menjaga asa untuk meraih gelar ketiga mereka dalam empat tahun terakhir.

Pelatih Warriors, Steve Kerr, menambahkan: “Dia luar biasa. Anda tahu, sembilan tembakan tiga angka dan sepertinya memukul tembakan besar setiap kali kami membutuhkannya.”

Bicara tentang catatan yang ditorekannya Curry menyebut bahwa rekor tersebut merupakan sesuatu yang bagus untuk dipecahkan. “Tetapi pada akhirnya, ini semua tentang mencoba untuk menang dan melakukan apa pun yang Anda bisa untuk mewujudkannya,” ujar Curry.

Namun bukan cuma rekor yang jadi tujuannnya. “Malam yang sangat istimewa, dan semoga beberapa hal istimewa terjadi dan kami mendapat dua kemenangan lagi,” tambah Curry.

Dari sederet rekor, masih ada yang membuat Curry penasaran. Yakni, gelar MVP Final.

NBA Final 2015

Ketika Warriors memenangkan kejuaraan pertama mereka di tahun 2015, Andre Iguodala yang memenangkan MVP NBA. Meskipun Curry mencetak rata-rata 26 poin per pertandingan melawan Cavaliers tahun itu, namun adalah Iguodala yang memberikan kesegaran baru bagi Golden State Warriors.

NBA Final 2016

Sementara di tahun 2016, Cavaliers menang berkat kemenangan permainan luar biasa dari Kyrie Irving. LeBron

NBA Final 2017

Tahun 2017 lalu, penampilan Kevin Durant yang baru pindah ke Golden State Warriors jadi pembeda. Durant memiliki kinerja NBA Finals paling efisien dalam sejarah NBA melawan Cavaliers musim lalu, rata-rata 35 poin pada 55 persen tembakan dari lapangan, 47 persen dari tiga dan 92 persen tembakan dari garis pelanggaran. Meskipun Curry juga tampil maksimal, namun gelar tersebut pantas disematkan untuk Durant.

Jadi bagaimana dengan final kali ini?

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments