Masih Berstatus Free Agent, Jeremy Lin Merasa Terpuruk

Musim 2018-19 penuh dengan pasang surut untuk point guard veteran NBA, Jeremy Lin. Apalagi jelang musim depan, ia masih berstatus free agent setelah dilepas tim jawara NBA, Toronto Raptors.

Dia bermain untuk Atlanta Hawks dari Oktober hingga Februari. Kemudian ia dilepas oleh Hawks, namun dengan segera menandatangani kontrak dengan Raptors.

Meskipun musimnya berakhir dengan gelar juara , menjadikannya sebegai pemain Asia-Amerika pertama dalam sejarah yang mengangkat trofi juara NBA. Lin justru kini masih kesulitan mendapatkan tim baru. Ia bahkan merasa tengah berada dalam titik terendah. Bahkan ia juga menganggap bahwa NBA telah menyerah kepada dirinya.

“Dalam bahasa Inggris, ada pepatah, dan dikatakan, ‘setelah Anda mencapai titik terendah, satu-satunya cara adalah naik ke atas,'” kata Lin di sebuah acara di Taiwan.

Sophie Turner (AKA ‘Sansa Stark’ from Game of Thrones) dabs and necks wine at NBA game

“Say merasa berada di titik terendah, dan rasanya jatuh semakin dalam. Menjadi pemain free agent sangat sulit, karena saya dalam beberapa hal merasa seperti NBA menyerah kepada saya.”

Sementara pilihan sangat terbatas di Amerika Serikat, Lin dapat memiliki kesempatan untuk bergabung dengan kompetisi basket lainnya. CSKA Moscow dari EuroLeague kabarnya menargetkan Lin. Ditambah lagi, Lin baru-baru ini mengatakan mimpi terbesarnya adalah bermain dengan saudaranya, Joseph, seorang pemain kompetisi Basket di Taiwan.

“Sekitar lima tahun yang lalu, saya mulai mempertimbangkan apakah saya harus bermain basket di Asia karena setiap tahun ketika saya mengunjungi wilayah ini, saya melihat begitu banyak penggemar, dan mereka membuat saya ingin bermain beberapa musim di sana,” ujar Lin.

Mencoba peruntungan di wilayah lain boleh jadi jawaban bagi Jeremy Lin yang sepertinya kurang mendapatkan peminat dari tim-tim NBA jelang musim kompetisi mendatang.

Comments