Hewitt tak yakin Murray dan Djokovic bisa seperti dulu

Novak Djokovic dan Andy Murray benar-benar tenggelam karena cedera yang menimpa mereka pada pertengahan tahun 2017. Ini menguntungkan dua rival mereka, Rafael Nadal Roger Federer, yang mengakhiri musim 2017 sebagai petenis nomor satu dan dua dunia.

Menurut rencana, Djokovic dan Murray akan kembali mengayun raket pada tahun 2018. Mereka akan mengayun raket lagi pada grand slam awal tahun, Australia Terbuka.

Tentu saja ini menjadi kabar bagus bagi para pecinta tenis dunia karena persaingan bakal lebih ketat lagi seperti yang terjadi sebelum mereka cedera. Meskipun demikian, mantan petenis nomor satu dunia asal Australia, Lleyton Hewitt, tidak terlalu yakin Djokovic dan Murray bisa mendominasi sirkuit seperti dulu.

“Saya tidak tahu apakah mereka akan sama dominannya atau tidak,” ujar Hewitt seperti dikutip dari Sky Sports.

“Tidak mudah untuk mengambil posisi puncak setelah keduanya meninggalkan lapangan dalam beberapa waktu yang cukup lama. Meskipun demikian, jangan pernah mengesampingkan mereka.”

“Djokovic dan Murray bermain bagus di Australia. Mereka bermain bagus dalam kondisi panas dan juga pertandingan malam hari di Rod Laver Arena. Jika mereka bisa melewati pekan pertama, mereka akan sulit dikalahkan.”

Murray mengawali tahun 2017 sebagai pemain nomor satu dunia. Cedera pinggul memaksa petenis Inggris Raya tersebut menepi dan tak pernah tampil dalam turnamen besar sejak keluar dari Wimbledon.

Serupa dengan Murray, Djokovic pun mengalami hal serupa. Cedera siku kanan membuat petenis Serbia tersebut istirahat lama hingga akhir tahun ini.

Selain Djokovic dan Murray, beberapa nama petenis top yang mengalami cedera musim ini adalah Stan Wawrinka, Milos Raonic dan Kei Nishikori.

Comments