Federer tanggapi Nadal soal ATP Finals di tanah liat

Roger Federer menolak klaim Rafael Nadal soal ATP Tour Finals sebaiknya dilakukan di lapangan tanah liat. Bagi petenis asal Swiss ini, bermain di lapangan tertutup menjadi pilihan yang paling adil.

Nadal, yang sangat tangguh di lapangan tanah liat sehingga menjadi julukan “King of clay”, sempat menyarankan ATP Finals dimainkan di permukaan lapangan yang dia suka. Pasalnya, turnamen akhir tahun tersebut tak pernah berlangsung di lapangan tanah liat sejak diadakan 1970 dan menjadi satu-satunya turnamen besar yang belum pernah dimenangi Nadal.

Selama ini, ATP Finals lebih sering diadakan di lapangan keras dalam ruangan yang dilapisi karpet. Selain itu, ada pula yang berlangsung di lapangan rumput atau lapangan keras outdoor, yang berlangsung di beberapa kota sebelum London menjadi tuan rumah sejak 2009.

Federer selalu tampil impresif dalam ajang ini, termasuk ketika membukukan kemenangan dalam laga perdana ATP Finals 2017 di O2 Arena, Minggu (12/11/2017). Dia menaklukkan Jack Sock dengan straight set 6-4, 7-6 (7/4).

Usai pertandingan, Federer membahas keinginan Nadal, yang sudah memastikan diri menjadi pemain nomor satu dunia pada akhir 2017. Pemain nomor dua dunia ini mengatakan bahwa apa yang terjadi sekarang sudah menjadi pilihan yang tepat.

Saat ini ada tiga event Masters 1000 yang berlangsung di lapangan yang menjadi kesukaan Nadal dan sebaliknya tak satu pun yang diadakan di lapangan rumput, yang menjadi spesialisasi Federer. Sedangkan untuk grand slam, hanya Perancis Terbuka (Nadal menang 10 kali) yang berlangsung di lapangan tanah liat, sedangkan Wimbledon (Federer menang delapan kali), diadakan di lapangan rumput.

“Adil? Saya tidak terlalu yakin apakah itu kata yang tepat. Saya pikir, benar dan adil bila itu dilakukan di lapangan tertutup,” ujar Federer.

“Tak ada Masters 1000 di lapangan rumput. Ada satu Masters 1000 di lapangan indoord; Paris. Jadi, saya merasa indoors juga pantas mendapatkan tempatnya.”

“Mungkinkah sesekali beralih ke tanah liat? Ya, mungkin. Mungkinkah lebih banyak Masters 1000 di lapangan rumput? Ya, mungkin juga. Semuanya bisa diperdepatkan. Saya rasa bukan waktunya untuk di tanah liat. Saya kira anda bisa melakukannya di tanah liat indoor, tetapi agak konyol. Meski demikian, saya mengerti maksudnya.”

Comments