Kena Denda Besar Karena Hardik Wasit, Ini Komentar Roger Federer 

Bintang tenis asal Swiss, Roger Federer mengungkapkan perasaannya setelah ditampar dengan denda karena menghardik wasit saat laga perempatfinal melawan Tennys Sandgren di Australia Open 2020.

Petenis berusia 38 tahun itu membukukan tempatnya di babak empat besar di Grand Slam pertama tahun 2020 ini dengan kemenangan atas bintang tenis Amerika dengan skor 6-3, 2-6, 2-6, 7-6 dan 6-3 di Melbourne, Selasa kemarin. Federer akan bersua Novak Djokovic di semifinal kali ini.

Selama pertandingan, pemain nomor tiga dunia saat ini kena denda karena menghardik pengadil lapangan setelah hakim garis melaporkan ucapan tak pantas kepada wasit Marijana Veljovic selama set ketiga.

Saat berbicara kepada media mengenai insiden tersebut, Federer menyatakan keterkejutannya bahwa hakim garis itu dapat memahami bahasa campuran tetapi menyarankan bahwa denda itu tidak perlu karena volume suaranya tidak cukup keras untuk semua orang mendengarnya di arena.

“Jelas dia berbicara beragam bahasa (mix language). Lain kali saya harus memeriksa keterampilan bahasapara hakim baris. Jujur, frustrasi pada satu titik … Saya pikir itu normal. Saya merasa agak sulit. Ini tidak seperti saya diketahui suka melontarkan kata-kata kasar dan apa pun. Lagi pula tidak seperti seluruh stadion mendengarnya juga,” ungkapnya.

**alih bahasa dari versi FSA

Swearing Federer caught out by multilingual line judge

Comments