Nadal masih tak percaya bisa juara di Roland Garros

Petenis tunggal putra nomor satu dunia asal Spanyol, Rafael Nadal, masih tak percaya bisa meraih gelar juara French Open 2018. Pasalnya, dia sempat mengalami masalah pada kaki sehingga mendapat perawatan pada set ketiga.

Nadal menjadi juara grand slam tanah liat di Roland Garros ini setelah mengalahkan petenis Austria, Dominic Thiem, dalam partai final yang berlangsung Minggu (10/6/2018). Si kidal yang mendapat julukan King of Clay ini menang straight set 6-4, 6-3, 6-2.

Ini menjadi gelar ke-11 Nadal di Roland Garros. Dia pun menyamai rekor Margaret Court yang pernah menjuarai satu turnamen grand slam sebanyak 11 kali yang diraih pada ajang Australian Open.

“Terasa seperti mimpi bisa memenangkannya (Roland Garros) sebanyak 11 kali. Saat saya merasakan kram, itu menjadi momen yang sulit,” ujar Nadal seperti dikutip dari BBC.

“Thiem merupakan pemain yang dapat memaksa lawan hingga ambang batas (kemampuan).”

 

Selama kariernya di Roland Garros, Nadal tercatat hanya tiga kali gagal menjadi juara. Dia pernah dihentikan Robin Soderling pada babak perempat final 2009 dan dikalahkan Novak Djokovic pada perempat final 2015.

Pada 2016 pun Nadal gagal juara. Namun, perjalanannya saat itu terhenti karena dia memilih untuk mundur akibat cedera pergelangan tangan kiri saat melawan Marcell Granolles.

Tambahan satu trofi di Roland Garros ini membuat Nadal sudah mengoleksi total 17 gelar grand slam. Itu artinya, dia hanya terpaut tiga dari petenis asal Swiss yang juga rival berat Nadal, Roger Federer, yang sudah meraih 20 gelar. Federer memutuskan tak ambil bagian dalam French Open 2018 dan dia mempersiapkan diri menghadapi Wimbledon pada Juli nanti.

Comments