Federer optimistis hadapi Wimbledon meski gagal di Halle Open

Roger Federer optimistis menghadapi Wimbledon 2018 yang mulai bergulir 2 Juli. Padahal, dia baru saja menuai hasil mengejutkan karena kalah dari petenis Kroasia, Borna Coric, pada final Halle Open, Minggu (24/6/2018).

Dalam duel melawan petenis berusia 21 tahun tersebut, Federer dipaksa berjuang keras selama tiga set sebelum kalah 6-7 (6), 6-3, 2-6. Alhasil, tren 20 kemenangan beruntun Federer di atas lapangan rumput terhenti.

Tak cuma itu, kekalahan tersebut membuat Federer kehilangan statusnya sebagai posisi petenis nomor satu dunia yang baru diduduki selama sepekan. Dia kembali digeser oleh rivalnya dari Spanyol, Rafael Nadal.

Namun, hasil negatif tersebut tak membuat Federer pesimistis. Dia tetap memiliki keyakinan bisa mempertahankan gelar karena pemain 36 tahun ini lebih dulu meraih gelar Stuttgart Open 2018 yang berlangsung pekan lalu.

“Saat ini saya tengah menjalani masa pemulihan dan melakukan persiapan ringan. Sangat menyenangkan pergi ke Wimbledon. Menjadi juara bertahan selalu menciptakan tekanan tersendiri, jadi entah apapun hasil yang didapat di sini (Halle Open) saya tetap akan menjadi salah satu favorit di sana (Wimbledon),” ungkap Federer dikutip dari ATP World Tour.

“Saya hanya ingin benar-benar memastikan bisa bermain dengan baik sejak awal dan semoga saya dapat mengulang prestasi di sana (Wimbledon).”

Federer, yang mengincar gelar kesembilan, menjadi unggulan utama Wimbledon 2018. Sementara itu Nadal, yang menjuarai French Open 2018, akan menjadi unggulan kedua.

Comments