Tim Pertamina Prema Theodore Racing finis di posisi kelima Formula 2

Sean Gelael

Formula 2 musim 2018 sudah usai. Tim Pertamina Prema Theodore Racing yang mengandalkan pebalap Indonesia Sean Gelael dan pebalap Beland Nyck De Vries harus puas finis di peringkat kelima, terpaut tiga poin dari juara musim lalu, Russian Times, yang mengoleksi 234 angka dan berada di posisi empat.

Pada balapan sprint yang berlangsung di sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi, Minggu (25/11/2018), De Vries finis di posisi kelima. Sayang, raihan enam poin belum cukup untuk melewati koleksi poin tim Russian Times walau pebalapnya, Artem Markelov, finis ketujuh dan meraih dua poin.

Russian Times mengambil banyak keuntunggan dari balapan feature karena Markelov menjadi runner-up, sedangkan De Vries finis di posisi kelima. Dia memperoleh 18 poin yang membuat Russian Times menyalip Pertamina Prema yang sebelumnya berada di peringkat empat klasemen.

 

Balapan terakhir Formula 2 berlangsung cukup ketat. Saat balapan feature, Sabtu, kekacauan sudah terjadi sejak start karena mobil Nicholas Latifi yang stall, tertabrak pebalap lain. De Vries yang start dari posisi kedua, sempat menyodok ke posisi terdepan tetapi melorot karena masuk pit stop.

Mobil De Vries mengalami degradasi ban sehingga pada pengujung balapan dengan mudah disusul empat pebalap lain. De Vries harus puas di posisi kelima.

Sementara itu Sean yang start dari posisi ke-15 sempat menyodok ke posisi 11. Namun, persoalan degradasi ban juga menyebabkan dia tidak bisa menggeber mobilnya lebih cepat sehingga finis di posisi ke-17.

Balapan sprint pada Minggu, juga tidak berlangsung mulus. Sean keluar lintasan setelah bersenggolan dengan pebalap debutan Niko Kari yang membawa bendera tim MP Motorsport. Sementara itu De Vries sempat menyodok ke posisi keempat tetapi akhirnya finis di posisi kelima dan mengamankan enam poin.

“Balapan yang sulit. Kami sudah berupaya maksimal untuk mendapatkan hasil terbaik. Sekarang saya akan fokus untuk mempersiapkan musim depan,” kata Sean yang meraih hasil terbaik di posisi runner-up pada balapan Feature di Sirkuit Monaco.

Senada dengan Sean, De Vries juga menyatakan sedikit kecewa dengan hasil balapan di Abu Dhabi.

“Kami seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik. Namun, adanya insiden dan degradasi ban yang kami alami membuat hasil yang kami harapkan tidak terwujud,” kata De Vries.

Di klasemen akhir pebalap, Sean menempati posisi ke-15 dengan koleksi 29 poin, sedangkan De Vries ada di urutan keempat. Gelar juara diraih pebalap tim ART Grand Prix, George Russel, dengan nilai 285, disusul Alexander Albon dan pebalap Inggris Lando Norris. Norris juga berjasa besar karena membawa timnya Carlin menempati posisi puncak klasemen.

Comments