Hamilton berharap Alonso bangkit pada musim depan

Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, berharap McLaren bisa bangkit dan ikut bersaing memperebutkan gelar juara dunia Formula 1 pada musim depan. Dengan demikian, dia bisa bersaing ketat dengan mantan rekan setimnya di McLaren, Fernando Alonso.

Hamilton baru saja merengkuh gelar keempat F1 setelah melakoni GP Meksiko pada Minggu (29/10/2017) siang waktu setempat. Meski hanya finis di posisi kesembilan, raihan poin pebalap asal Inggris ini tak mungkin dikejar lagi oleh rival terdekatnya dari tim Ferrarri, Sebastian Vettel.

Sebaliknya, Alonso sedang mengalami masa-masa sulit. Padahal, pebalap asal Spanyol ini pernah menjadi raja adu kecepatan jet darat ini dengan menjadi juara pada musim 2005 dan 2006 bersama Renault.

Alonso juga pernah bersaing ketat dengan Hamilton ketika sama-sama membela McLaren pada 2007. Rivalitas yang begitu tinggi di antara mereka membuat tim harus mengambil keputusan untuk melepas Alonso kembali ke Renault pada musim berikutnya.

Nah, musim depan McLaren akan menjalin kerja sama dengan Renault sebagai pemasok mesin (saat ini McLaren bekerja sama dengan Honda). Ini membuat Alonso optimistis McLaren bisa menjegal dominasi Hamilton. Sang juara dunia pun menyambutnya dengan antusias.

“Hanya menunggu sampai Alonso mendapatkan mesin yang bagus. Saya sangat mengharapkan hal baik bagi McLaren, yang mendapat tempat spesial di hatiku, agar tahun depan menjadi tahun yang lebih baik bagi mereka,” ujar Hamilton seperti dikutip dari Eurosport.

“Fernando adalah lawan yang tangguh dan saya menikmati pertarungan kecil yang saya lalui bersamanya dan saya berharap bisa mendapatkan lebih banyak lagi seperti itu.”

Ketika Alonso bergabung dengan McLaren tahun 2007, Hamilton masih berstatus rookie. Persaingan keduanya berlangsung seru dan mengakhiri musim tersebut dengan jumlah poin yang sama tetapi terpaut satu dari pebalap Ferrari, Kimi Raikkonen, yang menjadi juara dunia.

Setelah Alonso meninggalkan McLaren tahun 2008, Hamilton menjadi juara dunia. Pebalap Inggris ini kemudian pindah ke Mercedes tahun 2013 dan merengkuh gelar serupa pada tahun 2014, 2015 dan 2017.

Comments