Penjelasan Ferrari soal insiden gilas kaki mekanik

Tim Ferrari memberi penjelasan terkait insiden mekaniknya yang menderita patah kaki setelah terlindas pebalap Kimi Raikkonen di Grand Prix Bahrain pada Minggu (8/4/2018).

Sebelumnya, Francesco Cigarini, sang mekanik, sedang mencoba untuk mencocokkan ban belakang yang baru ketika dia ditabrak oleh Raikkonen.

Tak lama setelah itu, Raikkonen melaju kencang dan ban belakang bagian kanan mobilnya justru menggilas kaki dari sang mekanik.

Raikkonen mengaku tidak sadar ada masalah pada pit stop-nya. Ia baru tahu setelah mendapat instruksi tim untuk menghentikan mobil.

Terkait hal itu, Ferrari mengungkapkan bahwa kesalahan sensor menyebabkan Kimi Raikkonen diminta meluncur lebih awal saat pit stop.

Bos Ferrari, Maurizio Arrivabene, mengatakan bahwa Ferrari telah melakukan ulasan dengan FIA untuk meneliti mengapa sistem mereka memberikan Raikkonen sinyal untuk melaju, padahal roda kiri-belakang belum diganti.

“Tim terluka saat ada orang yang cedera, jadi kami ingin meninjau ulang prosedur [pit stop] secara keseluruhan,” kata Arrivabene, seperti dikutip dari Motorsport.com.

“Kami memiliki prosedur untuk memastikan pit stop sepanjang balapan dilakukan seaman mungkin. Dalam kasus ini, kami memiliki tiga faktor, kontrol manusia, mekanikal, dan sebuah perangkat elektronik (sensor untuk mendeteksi dipasangnya roda),” ucapnya.

Arrivabene mengungkapkan terjadinya “kesalahan penanganan pada [roda] kiri-belakang” karena “tidak terbaca sempurna oleh perangkat elektronik yang memberikan lampu hijau.

Arrivabene mengatakan, Ferrari akan memastikan insiden ini tidak akan terulang lagi.

“Kami peduli dengan orang-orang kami di atas segalanya,” ujarnya.

Comments