Antisipasi halo, FIA gunakan lampu tambahan

Grand Prix Formula 1 yang akan digelar di Australia akhir pekan ini akan menyajikan sesuatu yang baru. Para penggemar balap akan menyaksikan mobil-mobil balap berpacu lengkap dengan tambahan fitur halo. Dengan penambahan fitur halo pada tiap mobil, maka sirkuitpun ikut berimbas. Salah satunya terkait pengaturan lampu.

Federasi Otomotif Internasional,FIA akan memulai pengaturan cahaya awal baru di Grand Prix Australia. FIA mengantisipasi kekhawatiran potensi masalah visibilitas yang disebabkan oleh perangkat perlindungan kokpit halo tersebut.

Pembalap F1 akan diizinkan untuk melakukan latihan dimulai pada akhir FP1 dan FP2 pada hari Jumat sehingga mereka dapat melihat pengaturan awal cahaya baru. Kekhawatiran tentang visibilitas terbatas membuat FIA memasang set lampu kedua yang lebih rendah dan terletak lima meter di luar lampu utama. Hal ini dibuat untuk membantu para pembalap melihat bagian depan grid yang mungkin terhambat oleh lingkaran cahaya.

(Photo by Andrew Hone/Getty Images)

Untuk balap GP Australia di Melbourne, pengaturan lampu akan diubah lebih ke kiri. Sebelumnya set kedua lampu ini terletak di tengah kisi-kisi untuk memberi visibiltas pembalap lebih jauh untuk melihat lampu. Tidak hanya itu, saat ini adapula ketinggian standar untuk lampu utama. Dampaknya tiap sirkuit harus membangun gantry pada ketinggian itu.

“Kami biasanya tidak mengizinkan praktik dimulai di grid di sini karena ini adalah jadwal yang ketat dan hal-hal seperti itu,” ujar Direktur balap FIA Charlie Whiting. “Kami juga menambahkan lampu panel kedua,” tambah Whiting.

Whiting juga berpendapat pembalap dengan pole terdepan justru akan merasakan dampak negatif yang berhubungan antara halo dengan lampu. Walau sudah diatur, pembalap terdepan kemungkinan akan kesulitan untuk melihat lampu start.

Comments