Kapten Malaysia U-15 Angkat Bicara Soal Baku Hantam di Final Piala AFF

Pemain muda Malaysia U-15, Mohamad Khairil Zain angkat bicara soal terjadinya baku hantam di final Piala AFF U-15 2019, melawan Thailand U-16, Jumat (9/8).

Pada pertandingan itu, tensi permainan memang tinggi. Malaysia akhirnya menang dengan skor 2-1 sekaligus menjadi juara Piala AFF U-15. Akan tetapi, jalannya pertandingan menjadi panas.

Jelang pertadingan berakhir, para pemain kedua tim terlibat keributan. Wasit pun dengan tegas mengeluarkan kartu merah bagi pemain Thailand, Kongpop Sroirak dan Khairil.

“Itu bukan hal yang ingin saya lakukan, namun ketika saya melihat Kongpop memukul teman saya, saya merasa sangat marah. Saya memperlakukan teman saya seperti saudara,” ujar Khairil kepada New Straits Times.

“Aliff dan saya saudah mengenal satu sama lain sejak umur enam tahun. Saya senang dengan kemenangan ini. Ini mimpi saya untuk meraih juara level ASEAN,” lanjutnya.

Ribery, fish & Malaysia – Quick-fire questions with Bundesliga great Ivica Olic

Di luar perbuatannya dengan memukul pemain lawan, Khairil tampil bagus dalam turnamen ini. Sebagai kapten, ia mampu memimpin menjadi pemimpin rekan-rekannya dalam meraih gelar juara.

Comments