Persija Jakarta – Madura United dalam 90 detik

Persija Jakarta harus menanggung malu di kandang sendiri ketika dikalahkan tamunya, Madura United, Sabtu (12/5) malam. Disimpannya beberapa pemain utama membuat Macan Kemayoran tak mampu mengimbangi perolehan gol Laskar Sape Kerrab.

Baru tiga menit babak pertama berjalan, tim tamu mendapatkan hadiah penalti dari wasit Thoriq Alkatiri. Ia meniup peluit setelah mengganggap Bayu Gatra yang mendribel bola di kotak penalti dilanggar oleh Valentino Telaubun.

Eksekusi penalti Fabiano Beltrame sebenarnya bisa ditepis oleh kiper Persija, Daryono. Namun, bola tepisannya masih mengarah ke kaki kiri Beltrame sebelum diceploskan dengan mudah tanpa mampu kembali ditepis.

Tersengat, Macan Kemayoran mencoba menguasai jalannya laga. Upaya tembakan keras Fitra Ridwan di menit 18 berhasil membahayakan gawang Herry Prasetyo. Beruntung tangannya cekatan menghalau bola. Begitu pula dengan tendangan salto bek Vava Mario Yagalo hampir menjebol gawang yang ditinggalkan Herry.

Laskar Sape Kerrab justru bisa menguasai jalannya laga di sisa babak pertama. Kualitas serangan yang digalang Greg Nwokolo, dkk, beberapa kali mengancam gawang Daryono. Greg hampir saja mencetak gol ke gawang mantan klubnya andai tembakannya tak meleset di menit 36. Satu menit tambahan waktu menjadi tanda berakhirnya babak pertama.

Intensitas babak kedua semakin naik dan membuat permainan semakin atraktif dari kedua tim. Persija mulai memasukkan beberapa nama pemain kunci seperti Riko Simanjuntak dan Marko Simic. Kini tekanan Macan Kemayoran semakin berbahaya.

Sayang, beberapa upaya kunci seperti sepakan Marko Simic di kotak penalti dan gol offside Ramdhani Lestaluhu belum mampu menyamakan kedudukan. Justru build-up yang baik dari Madura berhasil mengantarkan Zah Rahan Krangar untuk memperbesar keunggulan di menit 79.

Upayanya meliuk di sisi kanan serangan berhasil memperdaya Gunawan Dwi Cahyo sebelum melepaskan tembakan keras ke arah kiri pojok bawah gawang Daryono. Tertinggal dua gol membuat Stefano Cugurra menaikkan intensitas serangan. Sayang, hingga empat menit tambahan waktu habis tak menghindarkan klub Jakarta ini dari kekalahan.

Kredit foto Liga Indonesia Baru

Comments