Piala Dunia 2018: Maroko – Iran Berakhir Dramatis

Laga pertama Grup B antara Maroko melawan Iran berakhir dengan dramatis.

Pertandingan ini berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Iran. Mereka harus berterima kasih kepada striker Maroko, Aziz Bouhaddouz, karena berkat gol bunuh dirinya, Iran bisa meraih tiga poin.

Di atas kertas, Maroko lebih diunggulkan. Terlihat dari beberapa nama yang bermain di liga besar Eropa seperti Medhi Benatia, Younes Belhanda dan pemain andalan Ajax Amsterdam, Hakim Ziyech.

Faktor itu juga membuat Maroko lebih mendominasi. Dari segi penguasaan bola, Maroko unggul 64% dibandingkan Iran yang hanya 36%. Begitu juga dengan total tembakan. Maroko menciptakan delapan tembakan sedangkan Iran enam tembakan.

Namun kembali lagi masalah penyelesaian akhir menjadi masalah. Maroko tidak mampu memanfaatkan peluang-peluang mereka menjadi gol.

Salah satunya dari kaki Ziyech yang tembakannya tidak bisa mencapai kiper lalu bola muntah bisa disambut Benatia, tetap saja Maroko gagal mencetak gol. Padahal kondisi pertahanan Iran sudah kocar-kacir.

Iran juga memiliki peluang emas. Serangan balik cepat tidak bisa dikonversikan menjadi gol oleh ujung tombak mereka, Sardar Azmoun.

Dan akhirnya suasana pertandingan menjadi cair pada menit ke-95. Tendangan bebas Iran ke kotak penalti Maroko membuat Bouhaddouz, yang masuk sebagai pemain pengganti, tidak mampu membuang bola dengan sempurna menggunakan kepalanya. Sundulannya malah masuk ke gawangnya sendiri. Kiper Maroko, Munir juga sudah mati langkah.

Akhirnya Iran keluar sebagai pemenang setelah wasit Cuneyt Cakir dari Turki meniup peluit panjang. Dengan hasil ini, Iran sementara memimpin Grup B dengan tiga poin.

Comments