Skuad Iran Dilarang Memakai Atribut Dari Nike

Masalah datang untuk skuad Iran yang sedang fokus menjalani Piala Dunia 2018.

Setelah pemerintah Amerika Serikat memberikan sanksi perdagangan kepada negara Iran, maka semua perusahan asal AS tidak boleh menjalin hubungan kerjasama dengan pihak manapun dari negara tersebut. Hal ini membuat tim nasional Iran yang sedang berada di Rusia tidak bisa memakai atribut apapun dari Nike, termasuk sepatu.

Masalah ini cukup menganggu bagi pelatih kepala Iran, Carlos Quieroz.

“Para pemain biasa memakai atribut mereka sendiri dan tidaklah benar untuk menggantinya sebelum memulai pertandingan sepenting ini. Kami hanya pelatih dan pesepak bola saja dan seharusnya tidak dilibatkan oleh masalah seperti ini. Kami juga sudah meminta FIFA untuk membantu kami,” ucap Quieroz.

“Biarkan mereka menikmati sepak bola seperti pemain lainnya di seluruh dunia. Mereka sedang tidak memprotes siapapun. Mereka hanya ingin mengekspresikan diri dan bermain sepak bola,” tambahnya.

Pemain Iran, Alireza Jahanbakhsh juga menganggap ini adalah masalah kecil yang malah merugikan mereka.

“Sebenarnya kami tidak peduli. Tapi apa yang mereka lakukan termasuk tidak menghormati kami. Dunia politik tidak ada hubungannya dengan olahraga dan sepak bola. Ini adalah permainan yang indah. Tidak sepantasnya Anda mencampurkan politik ke dalam permainan ini,” jelas Alireza.

Nike sendiri tidak bisa berbuat apa-apa atas sanksi perdagangan ini. Sebagai perusahaan penyedia pakaian olahraga asal AS, mereka hanya bisa mengikuti aturan pemerintah setempat.

Sangat disayangkan muncul masalah seperti ini ketika Piala Dunia sedang digelar karena kebijakan dalam dunia politik tidak seharusnya menganggu kelangsungan hidup dunia sepak bola.

Comments