Piala Dunia 2018: Rusia Lolos, Mesir Angkat Koper Lebih Cepat

Pertandingan penentuan bagi kedua tim akhirnya dimenangkan oleh kubu tuan rumah, Rusia.

Menyongsong pertandingan kedua babak Grup A, Rusia yang sudah mengantongi tiga poin berambisi menjadi tim yang pertama lolos ke babak penyisahan. Berbeda dengan Mesir. Mereka berada di bawah tekanan setelah kalah 1-0 dari Uruguay. Maka di pertandingan ini, Mesir wajib meraih tiga poin untuk memperpanjang asa di Piala Dunia 2018.

Rusia memakai formasi dan komposisi pemain yang sama seperti melawan Arab Saudi, kecuali Alan Dzagoev yang cedera di pertandingan pertama babak grup yang posisinya digantikan oleh Denis Cheryshev. Untuk Mesir, akhirnya mereka bisa menurunkan Mohamed Salah.

Sejak awal babak pertama, Mesir terlihat tertekan. Mereka tidak bisa bermain leluasa. Salah pun juga masih belum bermain seperti saat ia merumput di Liverpool. Ia bermain terlalu pasif.

Beberapa kali Rusia membahayakan gawang Mohamed El-Shenawy lewat tendangan Aleksandr Golovin dan Cheryshev. Sayangnya tidak ada yang bisa dikonversi menjadi gol.

Salah sempat mendapat peluang emas di akhir babak pertama. Setelah memutar badannya di kotak penalti, ia melesatkan tendangan placing yang masih melebar dari gawang Igor Akinfeev.

Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Memasuki babak kedua, Rusia langsung tancap gas. Menit ke-47, mirip seperti proses gol pertama Senegal vs Polandia, pemain Mesir, Ahmed Fathy mencetak gol bunuh diri setelah tendangan Roman Zobnin mengenai kakinya.

12 menit kemudian, giliran Cheryshev yang mencetak gol hasil umpan silang Mario Fernandes.

Hal ini terbukti ketika Artem Dzyuba mencetak gol pada menit ke-62. Dengan mudah ia mengecoh para pemain bertahan Mesir dan menembak ke arah kanan bawah gawang.

Dengan skor yang sudah mencapai 3-0, peluang Mesir untuk menang sangat kecil. Namun mereka tidak mau menyerah begitu saja. Hector Cuper langsung memasukkan Ramadhan Sobhi untuk menambah kreativitas di lini tengah.

Akhirnya gol datang untuk Mesir. Setelah Salah dijatuhkan di garis kotak penalti, wasit beserta VAR memutuskan untuk memberikan penalti. Dengan dingin, Salah menendang bola dengan keras menghujam gawang Rusia.

Melihat masih ada sisa waktu yang cukup banyak, Mesir terus melancarkan serangan. Rusia sendiri menyadari hal itu. Mereka akhirnya memilih bermain lebih bertahan dan sabar menunggu celah untuk menyerang.

Serangan demi serangan dilancarkan, tapi tidak ada gol lagi yang tercipta. Rusia menang 3-1 dan memastikan diri sebagai negara pertama yang lolos ke babak 16 besar, sedangkan Mesir menjadi negara pertama yang dipastikan pulang kampung paling pertama.

Comments