Larangan Bermain Samir Nasri Ditambah

24 Pemain Timnas Indonesia U-23 untuk Kualifikasi Piala Asia U-23

Masalah kembali bertambah untuk Samir Nasri dengan larangan bermain selama 18 bulan.

Nasri yang sekarang bermain di klub Turki, Antalyaspor, harus menerima hukuman larangan bermain yang jauh lebih lama dibandingkan putusan sebelumnya karena doping.

Pada tahun 2016 silam, Nasri melakukan perawatan melalui infus bernama Immunity VI yang ternyata menyalahi aturan WADA (World Anti-Doping Agency). Immunity VI adalah doping yang bisa menambah dehigrasi sekaligus meningkatkan kesehatan. Saat itu Nasri masih bermain untuk Sevilla.

Hal ini membuat UEFA melakukan investigasi dan ternyata mereka harus menghukum pemain asal Prancis ini.

Sebenarnya pada tahun lalu, UEFA sudah menjatuhkan hukuman enam bulan larangan bermain, namun Nasri memilih untuk mengambil langkah banding. Tapi ketika dia berharap hukumannya diperpendek, UEFA malah menambah hukuman menjadi 18 bulan.

Dalam surat pernyataan hukuman untuk Nasri, UEFA menulis dua poin yang isinya:

  1. Samir Nasri dilarang bermain selama 18 bulan. Hukuman ini dijalankan sejak 1 Juli 2017.
  2. Samir Nasri diizinkan untuk kembali latihan dengan klub mana pun dimulai pada 1 November 2018.

 

 

Comments