Preview Tim jelang Kompetisi Liga 1 2019: PSM Makassar

Jelang Final Europa League: Chelsea dan Arsenal Punya Pengalaman Main di Azerbaijan

Sampai tulisan ini dimuat, bahkan mungkin sampai bulan depan, PSM Makassar adalah satu-satunya tim di kompetisi sepakbola Indonesia yang masih berada di tiga kompetisi resmi musim 2019 ini. Selain kompetitor kuat di Liga 1 2019, mereka juga masih bertarung di dua kejuaraan lainnya.

Dua kejuaraan tersebut adalah semifinal Piala AFC 2019 zona ASEAN dan semifinal Piala Indonesia 2018/19.  Skuat Juku Eja sendiri kabarnya akan menantang wakil Vietnam, Becamex Binh Duong FC (menunggu konfirmasi resmi) dan masih menunggu pemenang perempat final antara Persebaya vs Madura United di fase semifinal Piala Indonesia.

Untuk hadapi tiga kompetisi, jelas bukan perkara mudah. Kedalaman skuat perlu jadi pertimbangan. Saat bermain dengan skuat pelapis di markas Lao FC beberapa waktu lalu, anak asuh Darije Kalezic telat panas dan baru tancap gas di tengah laga.

PSM Makassar – Flying under the radar in AFC Cup 2019

Semua aspek dari tengah ke lini depan, skuat PSM Makassar sangat mampu bersaing dengan tim manapun di Indonesia. Namun di lini belakang, Rivky Mokodompit selaku penjaga gawang harus bisa berkordinasi lebih baik lagi dengan jajaran empat bek mereka.

Pemain seperti Abdurrahman Sulaiman, Aaron Evans atau Munhar di bek tengah bukanlah pemain buruk, tapi mereka butuh penyelarasan lagi satu sama lain. Selain itu posisi bek sayap juga harus dipertimbangkan coach Darije karena PSM kerap terekspos di beberapa laga Piala AFC lalu saat lakukan transisi menyerang ke transisi bertahan.

Pemain kunci: Rizky Pellu

Sejak dua musim lalu, banyak yang membicarakan duet Wiljan Pluim dan Marc Klok adalah ruh dari PSM Makassar. Yaaa, tidak salah memang. Tapi kami juga melihat Rizky Pellu sebagai sosok penting sebagai orang yang paling bekerja keras untuk tim ini.

Ia bertahan, mencuri bola, melakukan tekel, kirim umpan sampai kepada muncul dari second line untuk cetak gol, Rizky Pellu mampu lakukan itu semua dengan baik. Tak mengherankan jika ia mulai dipanggil lagi ke timnas senior arahan pelatih anyar, Simon McMenemy.

Prediksi: Masuk kompetisi Asia

Kedalaman skuat dan tangan dingin Darije Kalezic saat ini memang cukup menjanjikan. Tak mengherankan kami coba memprediksi bahwa skuat Ramang ini mampu menembus kompetisi Asia sekali lagi untuk musim depan lewat jalur dua besar di liga.

Jangan lupa juga, mereka masih bisa juara Piala Indonesia (dijanjikan lolos ke Piala AFC 2020) di penghujung musim ini. Peluang-peluang yang mereka ciptakan saat ini harus dimanfaatkan untuk capai tujuan tersebut. Tahun 2017 mereka peringkat tiga, 2018 peringkat kedua dan bukan tak mungkin 2019 ini saatnya mereka juara.

Can PSM Makassar outdo Persija Jakarta in AFC Cup?

Comments