Banyak ‘Korban’ Pelatih di Liga 1 dan Liga 2

Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia menjadi kompetisi yang kejam bagi pelatih. Sepak bola di Indonesia tampaknya masih terus mencari hasil instan ketimbang proses.

Klub profesional lazimnya baru mengadakan evaluasi pada akhir putaran pertama atau akhir musim, tapi tidak di Indonesia. Liga 1 dan Liga 2 tak perlu menunggu akhir musim untuk memecat pelatih.

Pelatih Djadjang Nurdjaman menjadi korban ke-8 sebagai pelatih yang dipecat musim ini. Hasil 2-2 saat melawan Madura United, membuat eks pelatih Persib itu harus meninggalkan Surabaya.

Sebelum Djanur, PSIS Semarang juga resmi memecat Jafri Sastra karena dinilai gagal mengangkat prestasi tim berjuluk Mahesa Jenar itu. Selain itu, ada nama Ivan Kolev yang diberhentikan Persija pada awal musim ini.

Berikut daftar pelatih yang dipecat dan mundur dari Liga 1, sepanjang musim ini;

3 Juni 2019: Ivan Venkov Kolev (Persija Jakarta)
24 Juni 2019: Jacksen Ferreira Tiago (Barito Putera)
30 Juni 2019: Aji Santoso (Persela Lamongan)
30 Juni 2019: Luciano Leandro (Persipura Jayapura)
8 Juli 2019: Syafrianto Rusli (Semen Padang)
28 Juli 2019: Jan Saragih (Perseru Badak Lampung FC)
8 Agustus 2019: Jafri Sastra (PSIS Semarang)
10 Agustus 2019: Djadjang Nurdjaman (Persebaya Surabaya)

AFC Cup 2019: Persija Jakarta 2-3 Ceres Negros (Mike Ott 90+2′)

Comments