Sekjen PSSI Umumkan Penyelenggaraan Resmi Liga 1 Putri 2019

Sepakbola wanita Indoensia akhirnya maju lagi satu langkah. Wacana penyelenggaraan kompetisi resmi sepakbola putri akhirnya direalisasikan tahun ini. Sekretaris jenderal PSSI, Ratu Tisha yang langsung mengumumkan kompetisi yang diberi nama Liga 1 Putri 2019 ini.

“PSSI dengan bangga mempersembahkan Liga 1 Putri 2019. Gelaran ini berkat kerjasama PSSI dan anggotanya. Terima kasih kepada 10 klub yang telah berpartisipasi dan berkomitmen untuk mengikuti kompetisi ini,” kata Ratu Tisha dilansir dari laman resmi PSSI.

“Untuk tahun 2019 Liga 1 Putri akan berlangsung dalam waktu tiga bulan, sedangkan pada 2020 jangka waktunya enam bulan. Jadi kami sudah membuat perencanaan untuk dua tahun,” pungkasnya.

Kompetisi Liga 1 Putri 2019 rencananya akan lakukan sepak mula pada 6 Oktober 2019, dan beranggotakan Persija, TIRA Persikabo, PSS, PSIS dan Persib (grup A) dan PSM, Persipura, Arema, Persebaya dan Bali United (grup B). PSSI menetapkan pelatih klub Liga 1 Putri minimal harus memegang lisensi C AFC atau yang setara.

“Jadi sepuluh klub dibagi menjadi dua grup yang akan bermain dalam tiga babak, yakni babak pendahuluan, semi-final, dan final. Untuk babak pendahuluan terbagi dalam empat seri, satu serinya berlangsung selama enam hari dan tuan rumahnya akan bergantian. Kemudian, untuk babak semi-final dan final agar bisa ikut diramaikan oleh masyarakat akan digelar dengan format kandang-tandang.”

Who will be the stand-outs for the ASEAN teams on Tuesday? PLAYERS TO WATCH: Patino, Beto & MORE

Comments