Preview Tim Jelang Kompetisi Liga 1 2020: PSM Makassar

FOXSPORTS.CO.ID – PSM Makassar adalah salah satu tim paling stabil di kancah sepakbola Indonesia dalam tiga musim terakhir. Meskipun musim lalu mereka terlempar ke peringkat-12 klasemen akhir Liga 1 2019, tim Juku Eja setidaknya sanggup meraih trofi juara Piala Indonesia 2018/19.

Apabila melihat tren yang terjadi, terutama pada musim lalu, PSM sebenarnya masih berupaya beradaptasi setelah ditinggal pelatih Robert Alberts. Karena pelatih asal Belanda tersebut memang cukup lama menangani PSM, dan membuat beberapa standar, yang kemudian menjadi ekspektasi bagi para penggemar.

Raihan yang dicapai oleh Darije Kalezic musim lalu sebenarnya tidak buruk. Apalagi ia sanggup membawa tim menjadi juara Piala Indonesia. Namun serangkaian hasil minor, terutama di laga tandang, kemudian membuat pelatih asal Bosnia ini dilepas. PSM kemudian menunjuk Bojan Hodak sebagai nahkoda tim untuk kompetisi mendatang.

Bojan Hodak ini sendiri bukan nama sembarangan. Ia memiliki banyak cerita bagus terutama di kancah sepak bola Malaysia. Pelatih asal Kroasia ini sukses membawa Kelantan meraih treble pada tahun 2012. Ia juga sempat menangani Johor Darul Takzim. Hebatnya, Hodak sempat ditunjuk sebagai CEO Penang FA dan menyelamatkan klub tersebut dari degradasi.

Keahlian spesial Hodak adalah mengolah bakat-bakat muda. Ini akan sangat bagus mengingat PSM memang siap mengorbitkan lagi nama-nama lain menyusul Asnawi Mangkualam yang bakatnya sudah semakin mekar. Dibawah arahan Hodak, nama-nama seperti Aji Kurniawan dan Rizky Pratama bisa muncul sinar kebintangannya.

Tapi masalahnya Hodak menanggung beban yang cukup sulit di awal musim ini. Persiapan serba mepet sebelum play-off Piala AFC 2020 kemarin (dan untungnya lolos), membuat mereka tak lakukan uji tanding. Imbasnya, saat melawan Tampines Rovers mereka tampil kepayahan dan kalah saat itu.

Bojan Hodak sempat mengungkapkan apa yang jadi masalah timnya di awal musim 2020 ini. “Jadi transisi dari menyerang dan bertahan kurang maksimal, ada juga individual yang belum maksimal,” kata Bojan dilansir dari laman Tribun timur.

“Kondisi ini lumrah untuk beberapa pemain. Mungkin bisa menyatu dengan tim di satu dua pertandingan. Tapi untuk beberapa pemain lain butuh waktu berbulan-bulan. Jadi yang dibutuhkan tim ini adalah waktu untuk memahami satu sama lain,” lanjutnya.

Kepergian Marc Klok ke Persija, M Rahmat ke Bali United dan Rivky Mokodompit ke Persebaya memang harus diakui memberikan dampak besar. Hal ini terlihat dalam beberapa laga setelah Klok hengkang, transisi bermain tim masih harus dibenahi. Hal ini juga diakui oleh Hodak.

Selain itu, PSM masih memiliki pekerjaan rumah di mana lini pertahanan mereka masih belum juga membaik. Kedatangan Ronny Beroperay masih belum bisa menambal area yang menjadi kelemahan PSM sejak musim lalu.

Setelahnya, barulah PSM lakukan beberapa kali uji tanding (vs TIRA Persikabo & Persiba Balikpapan) dan barulah akhirnya menjamu Shan United di stadion Madya (26/2). Hasil positifnya mulai terlihat jelang laga pembuka Liga 1 2020 ini. Meski masih ada yang harus dibenahi, setidaknya kemenangan atas Shan United di matchday kedua Piala AFC 2020 mampu mendongkrak moral skuat Juku Eja.

View this post on Instagram

. Wiljan Pluim dan temannya❤️. . _ #EwakoPSM

A post shared by PSM Makassar (@psm_makassar) on

Pemain Kunci: Wiljan Pluim

Wiljan Pluim adalah nyawa PSM Makassar. Pemain datang dan pergi, Pluim terus menjadi andalan Juku Eja di musim keempatnya di Indonesia. Pluim juga merupakan kapten tim yang semakin menunjukkan peran krusial maestro asal Belanda ini. Pertanyaan besarnya bagi Pluim adalah, apakah ia akan tetap bersinar meski tidak lagi ditopang oleh Marc Klok yang sudah hijrah ke Persija?

Prediksi: Masuk peringkat 8 besar

PSM membuat catatan buruk musim lalu dengan hampir tidak sama sekali meraih kemenangan di laga tandang. Hal ini yang setidaknya mesti dibenahi oleh Hodak. Menyoal sektor pertahanan mereka yang masih juga belum membaik, PSM  kemungkinan akan agak sulit menembus peringkat lima besar.

Highlights – PSM Makassar vs Shan United

Comments