Ini Dia Permintaan Khusus Gubernur Sumatera Utara dan Ketua PSSI

Pemberitaan miring media massa mengenai PSSI dan ketuanya, Edy Rahmayadi memang terus bergulir hingga hari ini. Bahkan tak sedikit juga warganet pecinta sepakbola Indonesia menginginkan Edy mundur dari jabatannya di PSSI.

Kasus suap dan pengaturan skor yang kembali muncul ke permukaan hingga kegagalan timnas di Piala AFF 2018 adalah sedikit dari banyak penyebab ketidak puasan publik terhadap federasi sepakbola Indonesia tersebut.

Namun Edy selalu saja berkilah. Ia tak bosan juga memaparkan data sensus pemain yang itu-itu saja. “Kalau dibandingkan dengan negara lain, Indonesia masih jauh tertinggal. Bisa dilihat dari jumlah pemain, sarana stadion, dan lainnya. Saya bilang sama Presiden kalau kita belum punya pemain bola yang pas, kuantitas saja masih kurang, apalagi kualitas. Sementara, Indonesia hanya punya pemain 67 ribu dari 250 juta jiwa. Tolong jangan dibully-bully lagi saya. Kalau mau beritakan, beritakan lah ini,” dilansir dari laman Kompas.

Edy juga menolak jika dibilang tak paham sepakbola. Ia mengaku pernah satu SBB dengan legenda Indonesia, Ricky Yakobi. “Dia (Ricky) seleting saya main bola, kalau tak percaya tanya Ricky Yacobi. Karena tentara saya saja lah, saya berhenti main bola ini. Bintang Utara saya dulu,” kata Gubernur Sumatera Utara yang merangkap pembina klub PSMS Medan ini.

Bahkan baru-baru ini tak hanya minta jangan dibully, bahkan ia bilang akan mencari pencemoohnya hingga lubang semut. “Akan saya cari sampai ke lubang semut siapa saja yang mencemooh saya lagi. Sejak ini jangan kalian bully lagi aku. Tak takut aku, akan kucari. Sudah hilang rasa takutku, 16 kali aku sudah pernah ikut berperang,” tulis laman Medan Bisnis Daily.

(kredit gambar: goal)

Comments