Drama Transfer Sandi Sute, Persija dan Kalteng Putra

Persija

Tak ada angin tak ada hujan, Sandi Sute dikabarkan meneken kontrak dengan klub promosi Kalteng Putra untuk kompetisi Liga 1 musim 2019. Padahal menurut Direktur Umum Persija, Gede Widiade, Sandi punya kontrak dua musim dan sepakat untuk terus bersama Persija di 2019.

Menurut beberapa sumber juga para suporter Persija kecewa dnegan klub yang kecolongan masalah Sandi Sute ini. Tapi secara mengejutkan Sandi Sute membatalkan kontrak dengan Kalteng Putra dan bilang akan tetap bertahan bersama Persija.

Namun sekarang giliran Kalteng Putra yang tersinggung atas kelakukan Sandi ini. Pihak klub asal Kalimantan tersebut diklaim sudah membayar DP sebesar 50% kepada Sandi Sute pasca teken kontrak bersama mereka. Pihak Kalteng Putra juga mengklaim Sandi bilang bahwa tak punya kontrak lagi dengan Persija.

Ini jelas membingungkan dan membuat semuanya rumit. Entah bagaimana klaim uang DP yang sudah diberikan tersebut, kami belum dapat kabarnya lagi. Selain itu juga ini berpotensi membuat hubungan baik antara Sandi, Persija dan Kalteng bisa saja tercoreng. Lewat statemen resminya lewat Instagram, Kalteng Putra mengaku tak ingin membajak Sandi, tapi ‘merangkul’ saja. Kini Kalteng putra menuntut maaf dari Sandi secara langsung.

“Sebagai ‘Orang Timur’ yang sopan dan santun, harus bisa menyelesaikan secara baik. sandy d iterima di Kalimantan Tengah secara baik-baik, jadi harus secara baik-baik pula datang ke Palangkaraya dan meminta maaf secara langsung kepada CEO Kalteng Putra dalam waktu segera, tidak cukup hanya meminta maaf lewat sosial media, WhatsApp atau telepon,”  tulis pihak Kalteng Putra. “Sepakbola itu ajang silaturahmi, disitu kita dapat teman, sahabat & keluarga. Bagi kami, hilang satu tumbuh seribu. Salam isen mulang….!!!”

View this post on Instagram

"Klarifikasi Tentang permasalahan Kontrak Sandi Sute" . . Berawal dari seorang agen, terjadilah komunikasi via telepon antar sandi sute dengan CEO, pembicaraan berlanjut ke negosiasi nilai kontrak, bahkan karena sandi bercerita tentang musibah yang dialami keluarganya di palu nilai kontrak pun ditambah atas dasar rasa simpati dan empati CEO kepada sandi dan keluarga. Tanggal 2 januari sandi sute menujukkan keseriusannya datang ke palangkaraya bersama istri, bertemu di kediaman CEO Kalteng Putra. Sandi bercerita banyak tentang statusnya sebagai pemain free alias sudah habis masa kontrak dengan klub lamanya.Sandi juga bercerita lagi tentang musibah yang dialami nya kepada CEO, sehingga jika biasanya DP kontrak itu 25% , maka khusus sandi diberikan DP 50%. Bahkan sore harinya Sandi juga sudah bertemu dengan Bapak Gubernur kalteng di istana isen mulang palangkaraya. . Pada hari kamis tanggal 3 januari 2019 pukul 06.30 WIB, Tanpa ada paksaan dan dalam keadaan sadar, sandi menandatangani kontrak bersama Kalteng Putra selama 1 tahun. Niat kami mengontrak sandi adalah untuk merangkul bukan 'membajak'. Tujuan kami khususnya untuk memajukan dan mengangkat persepakbolaan di kalimantan tengah bumi tambun bungai, bumi pancasila, tanah berkah dan umumnya untuk memberi warna bagi persebakbolaan tanah air. . sebagai 'Orang Timur' yang sopan dan santun,harus bisa menyelesaikan secara baik. sandy diterima di Kalimantan Tengah secara baik-baik, jadi harus secara baik-baik pula datang ke palangkaraya dan meminta maaf secara langsung kepada CEO Kalteng Putra dalam waktu segera, tidak cukup hanya meminta maaf lewat sosial media, WhatsApp atau telepon. . Sepakbola itu ajang silaturahmi, disitu kita dapat teman, sahabat & keluarga. Bagi kami, hilang satu tumbuh seribu. Salam isen mulang….!!! ___ @sandi.sute21 #ElaMikeh #LaskarIsenMulang #Liga1 #KaltengPutraId #kaltengputra #kaltengputranewsgallery #HaloDayak #SatuBorneoId #DwimaGroup #wilmar #bankkalteng

A post shared by KALTENG PUTRA ID (@kaltengputra_id) on

Comments