10 Pemain Terbaik yang Gagal Tampil di Piala Dunia 2018

Piala Dunia selalu menjadi ajang berkumpulnya para pemain terbaik. Begitu pula pada Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia mulai 14 Juni mendatang.

Akan tetapi, tak semua pemain bisa hadir ikut meramaikan pesta sepak bola dunia tersebut. Sejumlah negara teras seperti Italia dan Belanda gagal lolos kualifikasi.

Selain itu. ada yang cedera sehingga harus absen, ada pula yang memang tak diikutsertakan oleh pelatih timnas negara tersebut.

 

Berikut adalah 10 pemain terbaik yang gagal tampil di Piala Dunia 2018:

BELAKANG

Bek kanan: HECTOR BELLERIN

Tak ada yang meragukan kemampuan Hector Bellerin. Pemain Arsenal itu merupakan bek dengan kecepatan tertinggi di Premier League.

Daya jelajah dan kemampuan melihat celah mencetak gol menjadi nilai lebih Bellerin. Namun, dia kalah bersaing dengan Cesar Azpilicueta dan rekan satu timnya, Nacho Monreal.

Bek Tengah: CHRIS SMALLING

Chris Smalling menjadi salah satu langganan timnas Inggris untuk posisi bek tengah dalam beberapa tahun terakhir. Setelah era John Terry dan Rio Ferdinand, salah satu bek tengah selalu menjadi miliknya.

Namun, tahun ini, dia tergeser oleh bek Leicester City, Harry Maguire. Dia pun kalah bersaing dengan rekan satu timnya, Phil Jones.

Bek Tengah: AYMERIC LAPORTE

Aymeric Laporte menjadi korban “keganasan” skuat muda Prancis. Di antara sejumlah bintang, Laporte termasuk salah satu yang dipinggirkan.

Bek mahal Manchester City itu bahkan kalah bersaing dengan pemain gaek, Adil Rami, sebagai pelapis Raphael Varane dan Samuel Umtiti yang kemungkinan jadi tembok utama Les Bleus.

Bek kiri: ALEX SANDRO

Alex Sandro kalah pengalaman dengan Filipe Luis dan Marcelo. Dua pemain yang membela Kota Madrid itulah yang akan membela Brasil pada Piala Dunia kali ini.

Dengan usia 27 tahun, Alex Sandro padahal merupakan aset bagi Selecao. Namun, pelatih Tite tampaknya lebih memilih pemain berpengalaman untuk pos lini belakang timnya.

 

TENGAH

Gelandang: RADJA NAINGGOLAN

Pencoretan pemain inilah yang paling kontroversial. Radja Nainggolan tak dipilih pelatih Roberto Martinez hanya karena kerap bersilang pendapat dengan sang pelatih.

Ketiadaan Nainggolan membuat publik Belgia meradang. Namun, Martinez berkukuh dengan mencoret gelandang AS Roma itu.

Gelandang: ADRIEN RABIOT

Adrien Rabiot menjadi salah satu motor PSG musim ini. Pemain muda Prancis itu diprediksi akan menjadi salah satu pemain muda potensial di Rusia 2018.

Namun, pelatih Didier Deschamps mencoretnya. Dia kalah bersaing dengan N’Golo Kante, Blaise Matuidi, dan Paul Pogba.

Sayap kiri: MARIO GOETZE

Mario Goetze adalah pahlawan Jerman di Piala Dunia 2014. Dialah penentu kemenangan Tim Panser di final Piala Dunia.

Namun, penampilan yang tidak konsisten seusai Piala Dunia 2014, membuat dia on-off masuk skuat timnas. Puncaknya, dia tak diikutsertakan pada gelaran kali ini.

Sayap kiri: LEROY SANE

Jerman merupakan gudang pemain potensial. Leroy Sane menjadi salah satu pemain korban dari melimpahnya gelandang kreatif di Tim Panser.

Sejumlah spekulasi merebak. Namun, banyak dugaan menyebutkan pemain Manchester City itu arogan dan punya sisi emosional yang tak disukai rekan-rekannya.

 

DEPAN

Penyerang: KARIM BENZEMA

Perang dingin Karim Benzema dengan pelatih Didier Deschamps berlanjut. Striker Real Madrid itu kembali tak dipanggil ke skuat Prancis.

Namun, performa Benzema musim ini memang bisa menjadi dasar pencoretan Deschamps. Hanya mencetak lima gol dari 32 laga bersama Real Madrid, membuat dia kalah bersaing dengan penyerang lain.

MELBOURNE, AUSTRALIA – JUNE 09: Mauro Icardi of Argentina looks on from the bench before the Brazil Global Tour match between Brazil and Argentina at Melbourne Cricket Ground on June 9, 2017 in Melbourne, Australia. (Photo by Robert Cianflone/Getty Images)

Penyerang: MAURO ICARDI

Status pencetak gol terbanyak di Serie A Italia bukanlah jaminan. Mauro Icardi pun harus melupakan mimpinya membela timnas Argentina di Piala Dunia 2018.

Pelatih Jorge Sampaoli menyebut karakter permainan Icardi tidak cocok dengan skemanya. Padahal, soal produktivitas, dia unggul atas Gonzalo Higuain dan Paulo Dybala yang sama-sama merumput di Liga Italia.

Comments