Timnas Swedia Dukung Jimmy Durmaz Atas Ancaman Berbau Rasisme

Rekan-rekan timnas Swedia menunjukkan dukungannya terhadap gelandang Jimmy Durmaz setelah dirinya mendapatkan ancaman penyiksaan dan pembunuhan berbau rasisme setelah kekalahan Swedia atas Jerman pada pertandingan Piala Dunia hari Sabtu lalu.

Jimmy yang lahir dan besar di Swedia, lahir dari orang tua bersuku Asyur yang pindah dari Turki. Dalam pertandingan Sabtu lalu, dirinya melakukan pelanggaran yang mengantarkan Toni Kroos mencetak gol kemenanan untuk Jerman di akhir pertandingan itu.

Jimmy yang bermain sebagai pemain pengganti itu langsung dibanjiri banyak komentar kasar pada akun Instagram pribadinya.

Pemain Toulouse FC ini sempat tak mempedulikan komentar-komentar di media sosial tersebut pada awalnya, namun kemudian ia merasa terganggu dengan tindakan yang sudah kelewat batas.

Keesokan harinya (24/6), timnas Swedia berkumpul untuk menunjukkan dukungannya terhadap rekan satu timnya tersebut saat ia membacakan pernyataan, yang difilmkan oleh Federasi sepakbola Swedia.

Jimmy mengatakan bahwa ia bangga dapat membela negaranya, namun ia kecewa atas komentar-komentar yang diterimanya tersebut. “Saya adalah pemain sepak bola di level tertinggi, dikritik adalah suatu hal yang biasa saya alami. Tetapi ketika Anda mengancam saya dan memanggil saya ‘iblis Arab,’ ‘teroris’, ‘Taliban’, maka Anda sudah melampaui batas. Lebih buruk lagi, Anda juga sudah mengancam keluarga dan anak-anak saya. Siapa yang melakukan itu? Ini benar-benar tidak dapat diterima, ”kata Durmaz dalam bahasa Swedia.

“Saya adalah orang Swedia, dan saya dengan bangga memakai baju dan bendera Swedia.” ujarnya.

“Saya ingin berterima kasih kepada orang-orang yang baik dan luar biasa yang menyebarkan sukacita. Ini menghangatkan hati kita semua. Kita harus bersatu untuk Swedia. ” tutupnya.

Comments