Kesal, Winger West Ham Tantang Pandit Sepak Bola Bertarung dengan Jantan

Terlalu banyak berbicara tanpa juntrungan, apalagi dalam mengkritisi satu sosok tertentu bisa membuat seseorang kesal. Perasaan seperti itu dirasakan oleh winger (penyerang sayap) Ukraina, Andriy Yarmolenko (10/10).

Pemain West Ham United dikritisi habis-habisan oleh pandit sepak bola atau pemerhati sepak bola yang berasal dari negaranya, Wladimir Kobelkov. Yarmolenko dikritik karena performa buruknya di musim debutnya di Inggris.

Performa West Ham memang sempat memburuk pada awalnya, namun perlahan membaik, dan Yarmolenko berkontribusi atas peningkatan performa The Hammers saat melawan Everton, Chelsea, dan Manchester United. Kendati demikian, pemain berusia 28 tahun itu masih saja dikritisi oleh figur dari negaranya sendiri.

Kesal, Yarmolenko pun menantang Kobelkov untuk bertarung dengan jantan dan tidak banyak berbicara ke publik. Seolah mengirim pesan, mantan pemain Dynamo Kyiv dan Borussia Dortmund itu mengakui sering berantem di masa kecilnya.

“Di masa muda saya, saya telah banyak bertarung. Ada yang dimenangi dan juga kalah. Ini normal untuk anak laki-laki, untuk pria,” ucap Yarmolenko kepada Xsport.

“Saya ingin mengumumkan pertarungan saya berikutnya. Saya tak ingin lagi mendengarkan Kobelkov. Saya ingin memanggilnya untuk bertarung dan membalaskan dendam saya atas segala yang ia katakan secara terbuka. Saya menanti jawabannya,” tegasnya.

Publik kini menanti jawaban Kobelkov. Memilih bertarung bisa mengancam kariernya sebagai pandit sepak bola (begitu juga Yarmolenko), berbicara untuk tak meladeninya pun akan membuatnya dicap sebagai pecundang. Alhasil, diam alias bungkam jadi solusi terbaik bagi Kobelkov.

Comments