5 Bintang Besar Piala Asia 2019

Babak grup Piala Asia 2019 sedang bergulir dan setiap hari kita selalu mendapatkan persembahan pertandingan-pertandingan menarik untuk memperebutkan gelar raja Asia. Tentu juga hadir beberapa bintang besar di dalam Piala Asia kali ini, dari yang memang sudah diakui kehebatannya dan yang masih ditunggu untuk memberikan kemampuan terbaiknya.

1. Chanathip Songkransin

Sebagai pecinta sepakbola dari Indonesia yang tentunya sering menonton tim nasional kesayangan melawan negara-negara tetangga seperti Thailand di berbagai turnamen, rasanya tidak mungkin tidak mengetahui sosok Chanathip Songkransin, gelandang penuh talenta yang sudah diakui di Asia Tenggara. Padahal usia Chanathip yang baru menyentuh angka 25 tahun bukanlah angka ‘peak performance’ bagi pesepakbola, tapi kita sudah diperlihatkan kehebatan tanpa batas darinya.

Chanathip yang sekarang sudah mendapatkan kontrak permanen di Consadole Sapporo dari J1 League – mantan tim Irfan Bachdim juga – sudah seharusnya menjadikan panggung terbesar di benua Asia sebagai pembuktian diri kalau ia layak disandingkan dengan nama-nama besar lainnya, khususnya pemain-pemain dari Asia Timur. Apalagi bisa melihat Thailand bermain di Piala Asia 2019 juga menjadi satu tontonan yang menarik pula.

2. Son Heung-Min

Tenang, ambisius dan rela meninggalkan tugas di klub demi membela negara. Itulah kalimat yang menggambarkan Son Heung-Min yang akan segera merumput bersama rekan-rekannya di Piala Asia 2019. Walau Tottenham Hotspur sedang berusaha keras di klasemen Premier League, Son tetap memilih pulang untuk memberikan kontribusi kekuatan serta kemampuannya untuk satu misi penting: juara Piala Asia 2019 yang telah didambakan Korea Selatan selama ini.

 

Kehadiran Son tentunya memberikan efek sangat positif di atas lapangan, khususnya barisan lini serang yang menjadi jauh lebih tajam. Jika memang alam semester mengizinkan, Korea Selatan punya peluang besar untuk keluar sebagai juara, apalagi sebelumnya Son sudah pernah mencicipi medali emas Asian Games 2018.

3. Alireza Jahanbakhsh

Cedera sebelum Piala Asia 2019 dimulai, Alireza Jahanbakhsh sudah dipastikan aka segera bermain bersama rekan-rekannya di tim nasional Iran dalam waktu dekat. Berposisi sebagai gelandang serang, Alireza bukan pemain kemarin sore, khususnya di tanah Eropa.

Sejak 2013, Alireza sudah bermain di Belanda, tepatnya di NEC. Dua tahun di sana, ia segera pindah ke AZ Alkmaar. Puncaknya pada tahun 2018, Alireza bisa bermain di liga yang paling banyak diminati, Premier League bersama Brighton. Hebatnya lagi, selama di tiga klub itu, Alireza dipastikan menjadi andalan dalam membantu lini serang. Memiliki usia yang sama dengan Chanathip, rasanya tidak sabar untuk melihat Alireza menunjukkan kemampuan terbaiknya di Piala Asia tahun ini.

4. Sunil Chhetri

Sebelum Piala Asia 2019 dimulai, tidak ada yang menyangka ada pemain dari India yang mampu mencuri perhatian, tapi ketika tidak ada ekspektasi berlebih, di sanalah Sunil Chhetri muncul. Pemain gaek berusia 34 tahun ini mencuri perhatian dengan membombardir gawang Thailand dalam laga pertama India di babak grup.

Dengan dua gol yang ia cetak, Sunil berhasil melewati Lionel Messi dalam daftar pencetak gol terbanyak dalam laga internasional. Melihat bagaimana Sunil sukses mendapatkan perhatian ketika sudah berada dalam usia ‘tua’, rasanya seperti melihat Fred yang sukses membawa Brasil juara Piala Konfederasi 2013 bersama ketika sudah memasuki usia kepala tiga dan tidak disangka-sangka menjadi aktor utama kesuksesan negaranya. Apakah Sunil bisa membawa India juara? Mari tetap saksikan serunya Piala Asia 2019.

5. Han Kwang-song

Berbicara tentang Korea Utara, maka kita berbicara tentang negara yang tertutup dari dunia luar dan terlihat sulit untuk melahirkan pesepakbola handal. Tapi dalam Piala Asia 2019, Korea Utara memiliki jagoan. Ia bernama Han Kwang-song.

Berposisi sebagai striker, sekarang Han sedang bermain di Italia, tepatnya di Perugia, setelah ia dipinjamkan oleh Cagliari. Ketika mengingat Perugia, muncul cerita masa lalu yang cukup menyedihkan yang dialami pemain Korea Selatan, Ahn Jung-Hwan. Ia gagal bermain di liga terbaik saat itu karena masalah harga diri negara yang dipertaruhkan. Tapi semoga saja Han bisa bernasib lebih baik dibandingkan Ahn dan bermain apik di Piala Asia kali ini demi membawa nama bawa negaranya.

Comments