Sejarah sengit pertemuan Liverpool & AS Roma

Sepanjang sejarah sudah lima kali Liverpool dan AS Roma bertemu di pertandingan resmi.

Selain duel klasik Bayern Munich kontra Real Madrid, semi-final Liga Champions musim ini juga hadirkan pertemuan menarik antara Liverpool dan AS Roma.

Kedua tim memiliki status underdog dalam turnamen edisi kali ini, tapi mampu melaju jauh hingga empat besar dengan kalahkan para favorit juara.

Jika The Reds sanggup singkirkan rival senegaranya, Manchester City, Il Giallorossi mampu tendang raksasa Spanyol, Barcelona, di babak perempat-final lalu.

Walau berstatus underdog bukan berarti pula Liverpool dan Roma tak miliki sejarah pertemuan yang klasik. Tercatat sudah lima kali mereka bertemu di Eropa, dengan yang pertama terjadi di babak final Piala Champions.

Fox Sports Indonesia lantas mengajak Anda menelusuri kelima pertemuan yang pernah terjadi antara Liverpool dan Roma. Simak selengkapnya!

1. 30 Mei 1984, final Piala Champions 1983/84.

Cara supermegah untuk bertemu pertama kali. Ya, Liverpool dan Roma melakoni rivalitas debutnya dalam final Piala Champions 1984.

Meski Liverpool merupakan kampiun Piala Champions tiga kali dalam tujuh edisi sebelumnya, Roma jadi unggulan di partai ini. Selain karena dijejali bintang timnas Italia yang jadi kampiun Dunia 1982, I Lupi bermain di kandangnya sendiri, Olimpico Roma.

Ironis buat Roma, karena akhirnya mereka kalah di babak adu penalti usai bermain imbang 1-1 selama 120 menit. Penalti gagal Bruno Conti dan Francesco Graziani, akibat jurus “wobbly legs”  legendaris Bruce Grobbelaars. Liverpool pun keluar sebagai juara lewat keunggulan 4-2 di babak adu tos-tosan.

2. 15 Februari & 22 Februari 2001, Perdelapan-final Piala UEFA 2000/01

Pertemuan kedua baru terjadi 17 tahun berselang, di babak perdelapan-final Piala UEFA. Roma kembali jadi unggulan dalam pertemuan ini, karena performa dahsyat mereka di kancah domestik berkat arahan Fabio Capello.

Namun, Liverpool kembali berjaya. Menang 2-0 pada berkat brace Michael Owen pada leg pertama di Olimpico, Roma hanya bisa membalas 1-0 melalui gol semata wayang Gianni Guigou pada leg kedua di Anfield.

Liverpool pun lolos dengan keunggulan agregat 2-1 dan di akhir turnamen mereka berhasil keluar sebagai juara.

3. 5 Desember 2001 & 19 Maret 2002, Fase grup kedua Liga Champions 2001/02

Pada musim selanjutnya Liverpool dan Roma kembali bertemu. Kali ini pada babak fase grup kedua Liga Champions 2001/02.

Lagi-lagi Roma yang jadi unggulan, karena baru saja rengkuh Scudetto dan dijejali berbagai bintang hebat layaknya Antonio Cassano, Francesco Totti, sampai Gabriel Batistuta. Tapi lagi-lagi, Liverpool yang akhirnya tersenyum.

Bermain imbang kacamata pada pertemuan pertama di Olimpico, Roma tak bisa berkutik pada pertemuan kedua di Anfield. Sang wakil Inggris menang meyakinkan 2-0 berkat gol Jari Litmanen dan Emile Heskey.

Hasil itu krusial untuk loloskan Liverpool ke babak perempat-final, karena unggul head to head atas Roma tatkala di matchday terakhir kedua tim sama-sama koleksi tujuh poin untuk perebutkan pos runner-up.

 

Comments