Red Bull Salzburg – Olympique Marseille dalam 90 detik

Marseille

Melalui perlawanan sengit, Olympique Marseille mampu lolos ke final Liga Europa meski kalah 2-1 di leg kedua babak semi-final melawan Red Bull Salzburg, Jumat (4/5) dini hari WIB tadi.

Marseille yang sukses mewujudkan kemenangan 2-0 di leg pertama semi-final justru tampil di bawah tekanan tuan rumah sejak menit awal di Red Bull Arena. Itu wajar, mengingat Salzburg tidak terkalahkan dalam sepuluh pertandingan terakhirnya di Eropa, dengan mereka merangkum tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang.

Partai ini juga terasa istimewa buat penggawa Salzburg Andreas Ulmer, karena yang bersangkutan memainkan penampilannya yang ke-20 untuk Salzburg di sebuah musim kompetisi UEFA, yang mana menjadi sebuah rekor baru.

Kedua tim sama-sama menemui kebuntuan di babak pertama namun Amadou Haidara mampu membuat laga ini menjadi kian menarik setelah menjebol gawang Yoan Pelle lewat aksi individunya di menit ke-53.

Agregat kemudian berubah menjadi 2-2 tak lama berselang seusai Bouna Sarr menjebol gawangnya sendiri, dan itu menghadirkan catatan yang tak mengenakkan karena Sarr merupakan pemain pertama Marseille yang mengemas gol bunuh diri sejak Cesar Azpilicueta kontra Spartak Moskwa pada September 2010.

Mengingat agregat dari laga ini berjalan sama kuat, pertandingan lantas dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Pada momen penting ini, Marseille keluar sebagai yang terbaik berkat sontekan Rolando memanfaatkan sepak pojok Dimitri Payet, yang kini memiliki tujuh assists di kompetisi Liga Europa musim ini.

Beberapa saat sebelum laga ini disudahi, wasit memberikan pengusiran kepada Haidara setelah gelandang Salzburg tersebut menerima kartu kuning kedua, yang sekaligus melengkapi nestapa klub Austria tersebut.

Adapun di final nanti, Marseille akan berhadapan dengan Atletico Madrid, yang di tempat lain sukses mengeliminasi Arsenal.

Comments