Ramos Terima ‘Ancaman Pembunuhan’ Setelah Cederai Salah

Kapten Real Madrid dan Spanyol Sergio Ramos mengungkapkan bahwa keluarganya telah menerima “ancaman kematian” setelah final Liga Champions melawan Liverpool.

Pemain berusia 32 tahun ini bereaksi terhadap perlakuan yang ia terima dari penggemar yang mencemoohnya sepanjang kemenangan 2-1 Spanyol atas Inggris pada Sabtu di Wembley.

Los Blancos mengalahkan tim Jurgen Klopp 3-1 pada bulan Mei untuk mengamankan gelar ketiga berturut-turut Liga Champions mereka, dengan Mohamed Salah dipaksa keluar dengan cedera bahu di pertengahan babak pertama menyusul challenge yang dilakukan oleh Ramos.

Dalam pertandingan yang sama, Ramos juga terlibat dalam tabrakan dengan Loris Karius sebelum kiper itu membuat dua kesalahan penting untuk gol pertama dan ketiga Madrid, dengan beberapa fans menuduh Ramos sengaja melukai kedua pemain tersebut.

Dikabarkan ESPN, Ramos berbicara kepada wartawan bahwa ia dan keluarganya ternyata telah mendapatkan ancaman kematian setelah kejadian tersebut saat pertandingan UEFA Nations League. “Orang-orang hanya mengingat aksi yang terjadi di final, tapi tidak ada yang ingat ancaman kematian yang diterima keluarga dan anak-anak saya.

“Ini adalah masalah yang sangat sensitif yang mungkin orang anggap sebagai lelucon dan [itulah sebabnya mereka] bersiul di stadion besar seperti ini. Hati nurani saya sangat jelas. Saya sudah menjelaskan [apa yang terjadi], dan saya tidak harus memberi lebih banyak penjelasan.”

Dalam pertandingan tersebut, Ramos lagi-lagi mendapatkan cemoohan dari para suporter.

Comments