Mourinho Jelaskan Soal Selebrasi di Akhir Laga

Kemenangan Manchester United 2-1 dari Juventus menyisakan cerita lain. Gerakan selebrasi usai pertandingan dengan cara memegang telinga seolah menantang para fans.

Geture ke arah fans Juventus tersebut dianggap sebagian orang sebagai ejekan Mourinho yang berhasil mengalahkan Juventus.

Namun menurut Mou, selebrasi tersebut tidak ada kaitannya dengan ejekan. Ia hanya spontan melakukannya setelah tekanan yang diberikan fans tuan rumah sepanjang laga.

“Saya dihina selama 90 menit. Saya datang ke sini untuk melakukan pekerjaan saya, tidak lebih, ”kata Mourinho usai pertandingan.
“Saya tidak menyinggung siapapun pada akhirnya, saya hanya membuat isyarat bahwa saya ingin mendengar mereka lebih keras. Saya mungkin tidak seharusnya melakukannya, dan dengan kepala dingin saya tidak akan melakukannya, tetapi dengan keluarga saya dihina, termasuk keluarga Inter saya, saya bereaksi seperti ini,” jelasnya.
Ejekan fans bukan hanya seputar MU menurut sang pelatih. Ia menyebut seolah ada unsur dendam baginya yang berhasil membawa Inter Milan beberapa tahun silam meraih treble.
Mourinho lebih suka fokus pada hal-hal positif, termasuk salah satu hasil terbesar yang dikelola sejauh ini selama masa jabatannya di United melawan tim elit Eropa.
“Kami memainkan permainan yang fantastis, ke tingkat teratas kami, karena kami tidak bisa menjadi lebih baik dari ini. Kami datang ke sini untuk bermain seperti tim yang melawan tim dengan potensi berbeda di setiap level, “tambahnya.
“Kami berhasil menang karena kami memainkan pertandingan yang sangat, sangat positif dan kami mencari kemenangan hingga akhir. Kami mencarinya,” jelas Mourinho.
Dia juga memuji Mata dan gelandang Marouane Fellaini yang difitnah, yang datang dari bangku cadangan untuk mengubah jalannya pertandingan

Comments