Sempat Vakum, Tim Satgas Anti Mafia Bola Direncanakan Bekerja Lagi

Kinerja tim bentukan Polri dalam rangka memberantas kebusukan sepakbola Indonesia lewat tim Tim Satgas Anti Mafia Bola beberapa waktu lalu membuahkan banyak hasil. Beberapa anggota Exco dan petinggi PSSI kena tangkap oleh pihak yang berwajib.

Tak hanya kena tangkap, beberapa dari mereka bahkan sudah masuk tahap peradilan. Salah satunya adalah mantan waketum dan plt ketum PSSI yaitu Joko Driyono. Ia dihukum selama satu setengah tahun penjara karena merusak barang bukti beberapa waktu lalu.

Ketua Tim Media Satgas Mafia Bola Polri Komisaris Besar Argo Yuwono mengungungkapkan bahwa “Intinya kemarin Pak Kapolri membuat surat perintah berkaitan dengan Satgas Mafia Bola jilid 2. Nanti empat bulan ke depan surat perintah Kapolri berlaku,” seperti dilansir dari laman Kompas.

Baca juga: Merusak Bukti Pengaturan Skor, Joko Driyono Dihukum 1,6 Tahun Penjara

Alasan Satgas Mafia Bola Polri dilanjutkan ini karena “Pertama, karena ekspektasi masyarakat terhadap sepak bola Indonesia. Kedua, karena ada beberapa kasus yang belum selesai, contohnya adalah kasus Vigit Waluyo. Ketiga, Satgas akan memantau dan mengawasi ajang Liga 1. Satgas akan berkomunikasi dengan PSSI mengenai penyelenggaraan Liga 1,” ujar Argo.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menjelaskan ada beberapa titik yang terus jadi pantauan prioritas tim satgas jilid kedua ini.

“Sebanyak 13 wilayah itu kemudian menjadi tempat-tempat orientasi dari satgas ini untuk bekerja, ya untuk pencegahan atau ada penidakan apabila ada praktik-praktik yang serupa. Satgas jilid 2 dimaksudkan untuk menyelesaikan tunggakan-tunggakan perkara kami terhadap tersangka Vigit Waluyo dan Hidayat,” pungkas Asep dikutip dari laman CNN.

Selamat bertugas lagi, tim Satgas!

Sutan Zico hands Indonesia shock lead over Australia

 

 

Comments