Permainan Atalanta Buat Maurizio Sarri Kagum

Maurizio Sarri Inter vs Juventus

Juventus melanjutkan catatan tak pernah kalah hingga pekan 13 Serie A. Bermain di Atleti Azzurri d’Italia, markas Atalanta, Bianconeri – julukan Juventus – menang 3-1 melalui dua gol Gonzalo Higuain (74′ dan 82′) dan Paulo Dybala (90+2′) setelah sempat tertinggal dari gol Robin Gosens (56′).

Meski kalah, Atalanta asuhan Gian Piero Gasperini menyuguhkan permainan atraktif yang menghibur penonton. Total 22 percobaan tendangan dilakukan Atalanta dan tujuh di antaranya tepat sasaran. Permainan Atalanta mendapatkan pujian dari Maurizio Sarri.

Juventus’ Serie A success – a real feat or sign of uncompetitive league?

“Itu adalah permainan yang menghibur dengan tempo dan intensitas, jenis yang biasanya tidak Anda lihat di Serie A,” tutur Sarri, dikutip dari Sky Sports Italia.

“Kami gugup setelah mereka gagal penalti, memikirkan segalanya kecuali pertandingan sepak bola dan memungkinkan Atalanta mengambil kendali penuh. Mereka layak unggul terlebih dahulu. Kami beruntung mencetak gol penyeimbang dan dari sana menunjukkan keyakinan bahwa kami bisa memenangkannya.”

“Saya memindahkan Dybala ke sayap dalam upaya untuk menghentikan Atalanta di sayap, sehingga kami bisa mengendalikan permainan lagi. Sistem itu menghabiskan banyak energi di lini tengah. Kami berjuang dengan Atalanta karena kami tidak cukup menutupi bola di lini tengah.”

Menilik kekuatan Atalanta itu dan merasakan langsung pengalaman melawan mereka, Sarri pun memahami ucapan Pep Guardiola, manajer Manchester City, yang menggambarkan permainan Atalanta selayaknya Anda pergi ke dokter gigi.

“Sayap-sayap Atalanta terus-menerus maju, sementara sayap kami kadang-kadang terjebak di antaranya. Saya pikir semua orang akan kesulitan di Bergamo dan Pep Guardiola benar sekali mengatakan bahwa menghadapi Atalanta seperti pergi ke dokter gigi – bahkan jika Anda merasa lega, itu masih menyakitkan,” pungkas Sarri.

Comments