5 Hal yang Bisa Diambil dari Uji Tanding Timnas U-23 vs Bali United

Liga Jerman – Tim Terbaik Pekan Ke 27 Bundesliga

Saddil Ramdani Tampil Luar Biasa

Setelah absen pada pagelaran Piala AFF U-22 karena masalah izin dari klub Pahang FA, Malaysia, akhirnya Saddil Ramdani kembali tampil bersama timnas U-23 vs Bali United kali ini. Sebagai pemain langganan timnas berbagai jenjang umur (Piala Asia U-19, Asian Games U-23 dan hampir main di Piala AFF senior) di tahun 2018 silam, Saddil sekali lagi menunjukkan penampilan luar biasanya.

Ia bermain tak seperti winger konvensional ataupun winger yang hanya cut inside kemudian lepaskan sepakan seperti sebelumn-sebelumnya. Kini Saddil lebih cerdas; ia mengkreasikan banyak peluang, bergerak ke ruang kosong, menusuk ke tengah dan tentu saja mengancam dengann sepakan geledeknya.

Indonesia memang tak pernah kehabisan talenta di sektor winger. Tapi jika Saddil yang kini belajar di kompetisi Malaysia mampu berbuat lebih banyak, maka kami yakin ia akan menjadi starter timnas U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 akhir pekan mendatang.

Mereka yang dari Eropa Buktikan Kualitas

Seperti Saddil yang absen di Piala AFF U-22 kemarin, Egy Maulana Vikri dan Ezra Walian pun tak ikut serta saat itu. Tapi kini dua pemain yang bermain di Eropa buktikan kualitas mereka untuk timnas U-23 Indonesia. Meski tak jadi starter sedari awal, Ezra dan Egy punya peran penting dalam dua gol tambahan timnas U-23 ke gawang Bali United.

Egy buat assist kepada Witan Sulaeman saat mengubah skor menjadi 0-2 di babak kedua lewat umpan terobosan apiknya kala itu. Sedangkan Ezra mampu cetak gol ketiga Indonesia saat unggul 0-3 memanfaatkan bola liar hasil penetrasi Saddil Ramdani. Kelas dan kualitas mereka perlihatkan saat ini.

Kedatangan Egy dan Ezra ini jelas menambah kualitas. Coach Indra Sjafri mungkin akan mencoret pemain yang kurang menonjol seperti Dimas Drajad ataupun yang lainnya demi muluskan langkah Egy, Ezra dan Saddil. Kita tunggu saja pengumuman akhirnya.

Bisa Memainkan Skema Super Ofensif

Potensi ledakan di lini depan seharusnya sangat jauh bertambah pasca kehadiran Saddil, Egy dan Ezra. Pada pertengahan babak kedua, coach Sjafri memainkan Ezra di posisi striker, kemudian ditopang Witan, Egy dan Saddil dan dua gelandang tengah diemban oleh Gian Zola dan Luthfi Kamal.

Comments