Francesca Schiavone terinspirasi Roger Federer dan Serena Williams

Francesca Schiavone, petenis asal Italia yang menjuarai Roland-Garos 2010 ini membatalkan rencana pensiunnya. Schiavone harusnya gantung raket di akhir tahun 2017, selayaknya janji diawal tahun ini untuk mundur dari tenis.

Tapi berkat 3 nama penting di tenis masa kini yakni, Williams bersaudara dan Roger Federer, Schiavone memilih tetap ikut serta di WTA Tour 2018.

“Adalah keinginan dan motivasi yang menjadi alasan saya mempersiapkan musim depan,” ujar Schiavone dalam akun Instagram nya.

Di usianya yang menginjak 37 tahun, ia sadar umur tidak bisa jadi batasan dalam tenis. Nama nama besar seperti Serena Williams yang memenangkan Grand Slam ke-23nya di usia 36, kakaknya Venus mencapai final di usia 37 tahun. Sementara Federer meraih gelar Wimbledon dan Australia Open di usia 36 tahun.

Deretan prestasi itu menjadi pelecut semangat Schiavone untuk tetap geluti tenis.

“Benar adanya bahwa umur dapat mengawali sebuah mimpi,bukan mengakhirinya. Saya terinspirasi oleh Roger,Serena dan Venus. Hari ini saya mendaftar Australia Open,” tambah Schiavone.

Putusan ini berbeda dengan rekan petenis sesama Italia, Roberta Vinci. Vinci baru saja pensiun di usia 34 tahun.

Dalam tenis, jauh sebelum 3 nama diatas ada Martina Navratilova yang baru berhenti bertanding di usia 46 tahun dengan gelar Wimbledon sebagai persembahan akhir karirnya.

Comments