Di ambang gelar juara dunia, Marquez tak mau ceroboh

Marc Marquez di ambang gelar juara dunia untuk keempat kalinya selama lima tahun dalam ajang MotoGP. Dia hanya perlu meraih paling sedikit lima poin pada seri pamungkas akhir pekan ini untuk menyegel titel yang sudah ada di depan mata.

Saat ini Marquez berada di puncak klasemen sementara. Pebalap Repsol Honda tersebut unggul 21 poin atas rival terdekatnya dari tim Ducati, Andrea Dovizioso, sehingga dia hanya perlu finis paling buruk di urutan ke-11 (dengan asumsi Dovizioso juara).

Lantaran dirinya tak harus menjadi pemenang untuk mempertahankan gelar juara dunia, Marquez tampaknya akan bermain aman dalam balapan di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Minggu (12/11/2017). Dia mengaku akan melihat situasi dan tidak ingin memaksakan diri.

“Saya sadar dan sudah belajar selama bertahun-tahun bahwa jauh lebih penting untuk memenangkan kejuaraan daripada balapan,” ujar Marquez seperti dikutip dari Motorsport.

Marquez dan Dovizioso sama-sama telah mengoleksi enam kemenangan dari 17 balapan yang telah dilalui pada musim ini. Marquez menilai gelar juara dunia lebih penting dibandingkan jumlah kemenangan karena orang lebih mengenang gelar yang diraih, bukan jumlah kemenangan.

Mengenai strategi balapan, Marquez tak mau ceroboh. Dia akan melihat perkembangan terakhir setelah sesi pemanasan menjelang balapan.

“Selama akhir pekan ini, saya akan tampil habis-habisan seperti biasanya tetapi pada hari Minggu, setelah pemanasan, kami akan melihat di mana posisi kami, di mana level pebalap lain dan kemudian kami akan membuat keputusan,” ujarnya seperti dikutip dari Crash.

“Saya akan mencoba menemukan rasa dengan motor, berusaha memberikan 100 persen dan menikmati balapan. Ini akan menjadi hal terpenting.”

Comments