NBA beri peringatan untuk rapper Drake

Pihak NBA meminta pihak Toronto Raptors untuk menegur Drake, rapper yang menjadi Duta bagi tim tersebut. Hal tersebut bermula ketika Cleveland Cavaliers mengalahkan Toronto Raptors di Game 1 dari semifinal Wilayah Timur beberapa hari lalu.

Bintang rapper tersebut terlibat pertengkaran verbal dengan pemain veteran Cleveland, Kendrick Perkins. Awalanya semua baik-baik saja, namun Drake tiba-tiba memanas. Dia dan Perkins saling serang kata-kata. Pihak keamanan harus turun tangan untuk memisahkan keduanya.

 

Pada Game ke-2 Jumat (5/4) Drake tidak absen untuk menyaksikan pertandingan Raptors vs Cavaliers. Ia bahkan sempat menemui komisioner NBA Adam Silverr

Drake kemudian meninggalkan pertandingan kurang dari dua menit tersisa saat Raptors tertinggal. Sementara Perkins, pergi tanpa insiden setelah pertandingan. Seperti Drake, banyak penggemar sudah meninggalkan gedung.

Pelatih Raptors, Dwane Casey, yang sering berdiri di sebelah Drake, mengatakan dia tidak punya masalah dengan sang rapper.

“Saya suka Drake. Percayalah pada saya, apa pun yang dia katakan kepada Perk, saya telah mendengar banyak hal yang lebih buruk di arena lain bagi saya,” ujar Casey menanggapi kasus yang tengah menimpa Drake.

“Kita semua seharusnya begitu bergairah,” tambahnya.

NBA memiliki “Kode Etik Penggemar”. Diluar pemain dan official, para penggemar tidak bisa seenaknya saat berada di pertandingan.

Sementara itu, Raptors harus kembali menyerah dari Cleveland Cavaliers di game ke-2. Mereka menyerah dari Cavs 128-110. LeBron James menjadi mimpi buruk untuk Raptors setelah mencetak 43 poin di kandang Raptors. Sedangkan dari kubu Raptors, DeMar DeRozan memimpin pencetak poin tertinggi dengan 24 poin. Game ke-3 menjadi harapan besar untuk Raptors jika tetap ingin menjaga asa ke final.

Comments