Indonesia punya potensi boyong Piala Thomas

Tim bulu tangkis Indonesia sudah siap menghadapi turnamen beregu nan bergengsi, Piala Thomas dan Uber 2018. Chef de Mission tim Piala Thomas dan Uber Indonesia, Achmad Budiharto, mengatakan pasukannya hanya tinggal menjalani team building.

“Sampai saat ini persiapan teknik dan fisik sudah selesai, minggu depan ada team building untuk menyatukan visi dan misinya, supaya tim lebih solid. Sudah tidak ada kata tidak siap, tim sudah harus siap,” ujar Budiharto seperti dikutip dari Badmintonindonesia.org.

Dia pun mengungkapkan keyakinannya soal peluang tim Piala Thomas Indonesia. Budiharto optimistis, kematangan para pemain tunggal membuat Indonesia memiliki peluang untuk menggondol Piala Thomas, yang terakhir kali diraih pada 2002.

“Kami telah mengantisipasi kekalahan dua tahun lalu, kami kalah di final karena punya kelemahan di sektor tunggal. Setelah dua tahun ini, dua tunggal kami sudah lebih matang dan berharap bisa menyumbang angka,” ungkap Budiharto.

Pada Piala Thomas 2016 di Kunshan, China, tim Piala Thomas berhasil melangkah ke final. Sayang, Hendra Setiawan dkk kalah 2-3 dari Denmark di mana dua poin diperoleh dari sektor ganda sedangkan kemenangan Denmark berkat kesuksesan tiga pemain tunggalnya.

Menurut rencana, tim Piala Thomas dan Uber Indonesia akan berangkat ke Bangkok, Thailand, pada 16 Mei 2018. Turnamen tersebut mulai bergulir 20 hingga 27 Mei di Impact Arena, Bangkok, Thailand.

Tim Piala Thomas Indonesia tergabung di Grup B bersama dengan Korea Selatan, Kanada dan Thailand. Kevin Sanjaya Sukamuljo dkk diprediksi bisa menjadi juara grup untuk melangkah ke babak perempat final.

Comments