Strategi Nadal usai kehilangan peringkat 1 dunia

Rafael Nadal menegaskan dia tidak berlama-lama menyesal setelah melepaskan posisi teratas dalam peringkat tenis dunia. Ia bersumpah untuk bermain dengan agresi lebih setelah Dominic Thiem mengakhiri rekornya di Madrid Open.

Roger Federer akan menjadi petenis nomor satu dunia pada Senin mendatang, menyusul kekalahan perempat final Nadal, 7-5, 6-3 atas Thiem di Caja Magica, Sabtu kemarin.Padahal Nadal telah memecahkan rekor 34 tahun John McEnroe yang berturut-turut menang dalam 50 pertandingan berturut-turut sebelum petenis nomor tujuh dunia,Thiem mengirimnya ke kekalahan pertama dalam setahun di lapangan tanah liat.

Juara grand slam 16 kali, yang sebelumnya mengalami kekalahan pada tanah merah akandatang melawan lawan yang sama di Italia Open.

Ia bersumpah untuk mengambil jalan keluarnya dari kekalahan di negaranya sendiri dan mengatakan kekecewaannya tergelincir ke nomor dua di peringkat bukan akhir dunia.

“Saya pikir saya menempatkan diri saya dalam posisi yang baik, kurang lebih. Saya nomor tiga dalam lomba tahun ini, yang merupakan hal yang paling penting. Saya masih memiliki dua minggu yang baik di tanah liat, dan kemudian saya akan terus bergerak maju. Ini adalah kenyataan,”ujar Nadal.

“Saya kehilangan nomor satu sebelumnya, tetapi apa yang membuat saya bahagia adalah saya merasa bugar, dapat bersaing dengan kemungkinan setiap minggu. Ini adalah tujuan akhir saya: untuk menjadi bahagia. Itulah yang saya kerjakan,” jelas Nadal yang tetap optimis pada performanya.

Saya memenangkan 50 set langsung di seluruh pertandingan ini. Saya kalah dalam pertandingan, itu bukan hari saya. Tapi itu adalah bagian dari olahraga ini. Itu bagian dari olahraga pada umumnya. Saya tidak bisa kembali ke hotel dan berpikir bahwa saya harus melakukan banyak hal yang berbeda untuk mempersiapkan acara berikutnya karena tidak akan menjadi sesuatu yang sangat cerdas, ” tambahnya

“Saya hanya harus menganalisis apa yang sedang terjadi dan mencoba bermain dengan lebih tekun, lebih agresif,” tegas Nadal soal target kedepan dan melupakan soal kekalahan demi merebut kembali peringkat 1 dunia.

Comments