Valtteri Bottas berusaha lupakan moment di Azerbaijan

Valtteri Bottas yakin dia telah melupakan masa-masa yang mengecewakan yang merusak musim pertamanya bersama tim Formula 1 Mercedes pada 2017. Pembalap Finlandia itu telah jauh lebih konsisten tahun ini, meskipun ia belum memenangkan perlombaan.

Bottas juga makin percaya diri pasca insiden di Baku, Azerbaijan dimana ia selangkah lagi menjadi pemenang.

“Tahun ini saya telah memenuhi lebih kurang target saya dengan perlombaan untuk awal tahun ini,” ujar Valtteri Bottas. “Saya sudah bisa benar-benar melanjutkan penampilan bagus dari akhir tahun lalu. Dan tidak ada akhir pekan yang bisa saya bayangkan bahwa saya telah jauh melaju, seperti ada beberapa tahun lalu,” tambah Bottas.

“Jadi saya merasa saya telah belajar dari itu, dan perlu melanjutkan perkembangan saya. Tidak pernah ada hal yang tidak dapat Anda pelajari lebih lanjut, jadi saya masih berharap saya terus berkembang, ” tambah Bottas.

Bottas mengaku setiap balapan merupakan tantangan yang tidak mudah. Ia juga mengakui bahwa meski ia puas dengan pencapaiannnya, hasilnya tetap belum cukup.

Mengenai tempat kedua yang jauh di belakang rekan setimnya Lewis Hamilton di GP Spanyol, Bottas berpendapat,  “Kesenjangan untuk Lewis sangat besar, tetapi ada banyak hal yang mempengaruhi itu. Saya senang dan saya tahu bahwa saya bisa memenangkan balapan, dan saya tahu kecepatannya ada untuk itu,” ujarnya.

“Tahun ini, sangat sulit, tapi itu mungkin, dan itu akan datang,” tambah Bottas memotivasi dirinya.

Pimpinan tim Mercedes Toto Wolff sepakat bahwa Bottas jauh lebih konsisten pada musim 2018. “Valtteri telah meningkatkan permainannya melalui balapan terakhir dan sudah sangat solid,” jelas Wolff.

“Dan itu membuktikan kami benar dengan keputusan kami kembali, untuk memperbarui kontraknya untuk 2018. Dan saat ini kami memiliki dua pembalap yang dekat satu sama lain dalam hal tingkat kinerja, dan sama-sama menghormati satu sama lain dan berlomba satu sama lain adalah yang terbaik,” tutup Wolff.

Persaingan sehat antara Bottas dan Hamilton justru membuat kondisi Mercedes makin kompak.

Comments