Iannone merasa lebih matang dari rekannya

Pembalap Suzuki Andrea Iannone menyebut bahwa finish di posisi kesembilan dalam seri pembuka MotoGP di Qatar menunjukkan dia lebih matang daripada rekan setimnya Alex Rins. Meskipun Rins dengan sempat masuk dalam enam besar, rekan Iannone itu tersingkir dan tidak bisa menyelesaikan balap.

Pembalap Italia itu mengatakan dia mundur karena terlalu beresiko untuk mencoba tetap bersama rider lain yang berada di depan. Terutama setelah ia kehilangan kepercayaan dengan bagian depan GSX-RR-nya, dan membandingkan pendekatannya dengan Rins yang kurang berpengalaman.

“Di Qatar saya memiliki jarak hingga 12 detik (di belakang pemimpin),” ujar Andrea Iannone. “Tidak banyak jika di balapan biasa, tapi banyak di MotoGP,”jelas Iannone.

“Alex tetap di depan saya dan sangat dekat dengan grup pertama, dan pada akhirnya dia jatuh karena ia selalu ingin mendorong hingga batas terakhir tetapi anda berisiko banyak ,”tambahnya.

“Saya pikir saya memiliki kematangan lebih sedikit saat ini, ketika saya pikir situasinya tidak 100% saya mencoba untuk mengelola situasi, untuk menyelesaikan lomba dan mendapatkan beberapa poin. Ini berbeda,” Iannone membandingkan dirinya dengan Rins.

andrea iannone

“Bagaimanapun, kami memiliki satu tahun di depan kami dan kami akan bekerja keras untuk meningkatkan,” tambahnya. Suzuki gagal mencatat satu pun podium pada tahun 2017, sehingga tim ini mendapatkan kembali konsesi teknis yang hilang tahun sebelumnya. Tapi Iannone, yang naik podium terakhir di Valencia pada 2016 saat masih membela Ducati, mengatakan targetnya tiga besar sekarang bisa menjadi target reguler.

“Aragon tahun lalu adalah ujian yang sangat bagus bagi kami, itu sangat penting karena kami banyak mengerti dan terus berkembang,” katanya. “Ketika kami tiba di akhir musim, kami memulihkan banyak waktu lap dan menutup banyak celah untuk para pembalap papan atas. “Yang pasti dalam setiap balapan kami akan mencoba mendapatkan podium dan berjuang untuk posisi teratas. Ini adalah target kami dan kami akan bekerja untuk ini,” kata Andrea Iannone optimis.

Comments